Dibangunkan Sahur oleh Polisi, Pemuda Banyuasin Ternyata Buronan 5 Kasus Curanmor di Palembang!

Writer: - Senin, 2 Maret 2026
Petugas Unit 4 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel mengamankan SGP (22), tersangka lima kasus pencurian sepeda motor di Palembang, saat Operasi Pekat Musi II, Minggu (1/3/2026) dini hari. (Foto; Sumselupdatecom/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang pemuda asal Kabupaten Banyuasin kaget bukan main saat tidur lelapnya dibangunkan aparat Unit 4 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Minggu (1/3/2026) dini hari.

Pemuda berinisial SGP (22), warga Desa Sungai Rebo, Kabupaten Banyuasin, itu diamankan di kediamannya setelah polisi mengidentifikasinya sebagai pelaku dalam lima laporan pencurian sepeda motor di Kota Palembang.

Read More

Penangkapan tersebut merupakan bagian dari Operasi Pekat Musi I yang digelar Polda Sumsel pada awal Ramadan.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, membenarkan penangkapan itu. Ia menyebut, SGP terlibat dalam lima laporan polisi yang tercatat sejak April hingga November 2025.

“Salah satu aksi yang menjadi dasar pengungkapan terjadi pada 15 Juli 2025 di kawasan Plaju, Palembang,” ujar Nandang.

Dalam peristiwa tersebut, korban berinisial S (45) kehilangan sepeda motor Honda Beat Street setelah memarkirkan kendaraannya dalam kondisi terkunci stang saat berbelanja.

“Dalam hitungan menit kendaraan itu raib. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp20,8 juta,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka tidak beraksi seorang diri. Ia diduga beraksi bersama dua rekannya berinisial KV dan L yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita satu unit sepeda motor milik korban, rekaman CCTV, serta pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi sebagai barang bukti.

Atas perbuatannya, SGP dijerat Pasal 477 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara sesuai ketentuan yang berlaku.

Penyidik telah melakukan pemeriksaan medis terhadap tersangka, melengkapi administrasi penyidikan, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum guna mempercepat proses hukum. Sementara itu, pengejaran terhadap dua tersangka lainnya masih terus dilakukan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts