Di Tengah Gempuran Covid-19, Bisnis Buket Tetap Eksis

Vini Leony Jaya, pengusaha berbagai buket.

Laporan: Henny Primasari

Rezeki memang sudah diatur Allah SWT, namun usaha harus tetap dilakukan sang makhluk, seperti yang dilakoni oleh Vini Leony Jaya warga Perumahan Cinday, Blok C1, Kelurahan Timbangan Kecamatan, Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Bacaan Lainnya

Ia sejak awal 2019 nekad hijrah dari semula karyawan salah satu perusahaan provider seluler, kini beralih menjadi pengusaha berbagai buket. Mulai dari buket bunga, buket parcel, buket uang dan sebagainya

Pada Selasa (10/8/2021) pagi, Vini terlihat santai duduk di toko buketnya, tangannya yang terampil piawai menggunting kertas, mengelem snack hingga membungkus buket yang sudah tersusun rapih. Meski diterpa badai pandemi Covid-19, usaha buketnya cukup berkembang.

“Awalnya, saya melihat jualan buket di Unsri, dari situ saya tertarik untuk memulai bisnis ini. Padahal sebelumnya saya menjual perlengkapan ultah seperti balon huruf balon angka mahkota undangan untuk bingkisan ultah. Lumayan banyak mahasiswa datang ke toko membeli perlengkapan ultah, setiap yang beli pasti bertanya ada jual buket ngak?. Ya saya jawab tidak, namun karena banyak yang meminta dibuatkan buket, akhirnya saya belajar dari tutorial di YouTube dan instagram.  Dari situ saya tertarik untuk melakoni usaha ini,” kata istri Patra ini.

Oleh karena banyaknya, pelanggan yang sebagian besar adalah mahasiswa lantas dirinya membuat buket bunga berbahan spunbon dengan harga Rp15.000 per buket.

Menurutnya, ia tak sendiri membuat buket tersebut, namun dibantu sang ibu dan adiknya.

Alhamdulillah, darah seni mengalir dari ibu saya. Kalau membuat buket sendiri tanpa dibantu saya keteteran, alhamdulillah permintaan mulai meningkat. Kalau awal buka usaha kan modal hanya Rp1 juta, sekarang omset sudah diatas Rp15juta per bulan. Saya bersyukur sekali karena diberi rejeki oleh Allah SWT. Saat ini memang sedang pandemi corona, meski begitu usaha ini tetap bertahan dengan omset yang meningkat, bisnis ini tetap eksis. Yang jelas dalam menjalankan usaha harus sabar, memiliki inovasi, telaten dan banyak berdoa,” ujar wanita berhijab ini

Menurutnya pembuatan buket yang agak sulit ketika pelanggan memberikan contoh yang harus mirip.

“Alhamdulillah, semua jenis pembuatan buket bisa dikerjakan, namun kadang-kadang sedikit kendala kalau konsumen maunya mirip sekali dengan contoh. Paling saya bilang bisa dibuatkan namun tidak 100 persen sama paling 98 persenlah, namun kita tetap optimal,” jelasnya

Dalam melakoni usahnya, dikatakan Vini seseorang harus memiliki jiwa seni, perlu kesabaran, ketelatenan. Ia pun berharap usaha buketnya tersebut memiliki konsumen dan segmen serta penghasilan yang lebih banyak lagi.

“Mudah-mudahan usaha ini terus berkembang, ingin punya banyak karyawan dan omset yang lebih besar. Saya ingatkan juga bagi para konsumen yang berminat ingin membuat buket silahkan bisa  menghubungi Toko ViParty_Shop, atau boleh kepoin IG @ViPbouquet.indralaya & @ViParty_Shop,” katanya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.