Di Muratara, Pembangunan Memakai Dana Desa Sudah Mencapai 40 Persen

Jumat, 7 Juli 2017
Foto Ilustrasi

Muratara, Sumselupdate.com – Sudah sekitar 40 persen desa d iwilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melaksanakan titik nol pembangunan dengan menggunakan Dana Desa yang langsung disalurkan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas PMD-P3A Kabupaten Muratara Firdaus melalui Sekretaris Dinas Maun mengatakan, diperkirakan sudah 40 persen desa di wilayah Kabupeten Muratara sudah melaksanakan titik nol pembangunan yang mengunakan dana desa dari pusat.

Read More

“Dari 7 kecamatan yang ada, hanya 2 kecamatan yang satu pun desanya belum melaksanakan titik nol, yaitu Kecamatan Ulu Rawas dan Rawas Ilir,” ujarnya, Jumat (7/7/2017).

Dikatakanya, untuk Kecamatan Ulu Rawas sudah ada desa yang mengajukan titik nol, sedangkan untuk Kecamatan Rawas Ilir belum ada satupun yang mengajukan surat untuk melakukan titik nol.

“Hal ini sudah diberitahu melalui pihak kecamatan, agar bagi desa yang belum mengajukan pelaksana dapat mengajukan,” terangnya.

Sebab, dilanjutnya kita menargetkan pada bulan ini semua desa yang ada wilayah Kabupaten Muratara sudah melaksanakan titik nol dan sudah memulai pembangunan.

Diterangkannya, untuk saat ini baru 5 kecamatan yang sudah melaksanakan titik nol. “Kecamatan Karang Jaya ada 9 desa, Kecamatan Rawas Ulu ada 7 desa, Karang Dapo terdapat 9 desa, Nibung baru satu desa dan Kecamatan Rupit ada 6 desa,” bebernya.

Pihaknya berharap kepada setiap desa, saat akan melaksanakan titik nol, jangan ada tumpang tindih sepeti tanan yang akan dibangun belum dihibahkan oleh warga, sebab hal ini akan menjadi masalah dikemudian hari.

“Musawarah kan sebelum pelaksanaan titik nol, undang warga, BPD, serta perangkat desa,” tandasnya.

Sementara itu, Kades Sungai Kijang, Kecamatan Rawas Ulu Ibnu Hajar mengatakan untuk pembangunan khususnya di desa mereka, pembuatan Siring  dengan panjang 734 meter, lebar 60-40 , lebar 1 M sedangkan dan jalan setapak panjang 734 meter, tinggi 15 M, lebar 1 M.

Dengan volume 774, tolal anggaran untuk siring Rp311.062.597, sedangkan jalan setapak Rp238.163.000. “Untuk pembangunan ini sudah kita musyawarah dengan warga, BPD dan perangkat desa,” tandasnya. (ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts