Laporan Syahrial Hadi
Muaraenim, Sumselupdate.com — Sejumlah Desa yang ada di Kabupaten Muaraenim, yang akan mengadakan pilihan Kepala Desa serentak pada 24 Oktober 2021 nanti, mulai bergeliat. Tak terkecuali desa-desa dalam Kecamatan Gelumbang, yang juga telah melakukan penetapan nomor urut.
Seperti Desa Tambangan Kelekar, yang telah melakukan rapat pleno, pengundian nomor urut Calon Kepala Desa (Cakades) untuk periode 2021-2027, di Aula Kantor Kepala Desa Tambangan Kelekar, pada Kamis (5/8/3021).
Rapat pleno pengundian nomor urut Cakades dipimpin langsung oleh ketua panitia Pemilihan Kepala Desa, Baharudin dan dihadiri oleh Camat Gelumbang H. Restu JK S.Sos M.Si, Kapolsek Gelumbang AKP Morris Widhi Harto SIK, Danramil 404-01/Gelumbang, Kapten Arh Mardin SE, seluruh Anggota BPD, Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan tamu undangan lainnya.
Camat Gelumbang, H. Restu JK S.Sos M.Si, dalam sambutannya mengatakan, di Kecamatan Gelumbang dari 22 Desa sebanyak dan 15 Desa yang akan melakukan pemilihan kepala Desa serentak pada 14 Oktober 2021 nanti,.
“Sebanyak enam desa telah bisa melakukan penetapan nomor urut cakades, termasuk Desa Tambangan Kelekar ini, dan sembilan Desa lainnya, akan melalui tes seleksi oleh pihak Dinas PMD Kabupaten Muaraenim, karena Cakades lebih dari 5 orang, sehingga dapat ditetapkan 5 orang Cakades,” urainya.
Sambung Restu, pada kesempatan ini, Unsur Tripika Kecamatan Gelumbang sengaja hadir di rapat pleno penetapan nomor urut Cakades ini, dan mengapresiasi kinerja panitia pemilihan kepala (Pilkades), sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik.
“Perlu kami sampaikan kepada kita semua khususnya panitia, agar tetap berpegang teguh kepada Peraturan Daerah (Perda) yang telah ditentukan. Jangan mengambil kebijakan yang berbenturan dengan Perda agar tidak terjadi masalah, panitia juga dituntut agar netral, harus bertindak adil kepada 4 orang Cakades Tambangan Kelekar ini. Panitia tidak boleh menjadi tim sukses salah satu calon itu sudah menyalahi aturan,” tegasnya.
Masih kata Restu, bukan hanya panitia Pilkades yang harus netral tetapi BPD dan perangkat Desa juga diharapkan menjaga netralitasnya.
“Kami juga berharap kepada timses dari 4 calon dan masyarakat Desa Tambangan Kelekar, agar tetap menjaga situasi yang sejuk dan nyaman, jadikan perbedaan ini untuk tetap mempererat tali silaturahim kita dan juga tetap terjaga, jangan jadikan perbedaan ini menjadi terpecah belah, apalagi sampai pecah keluarga, mari jadikan contoh Desa Tambangan Kelekar ini, dalam menghadapi Pilkades ini, walaupun berbeda pilihan tetap aman dan saling senyum sapa,” harap Restu. (**)











