Palembang, Sumselupdate.com -Sebanyak 8 Kapolsek dari 16 Polsek yang berada di wilayah hukum Polresta Palembang dimutasi.
Pergantian pucuk pimpinan di delapan polsek ini terungkap setelah upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di halaman Mapolresta Palembang, Sabtu (7/5) pagi.
Adapun Kapolsek yang digantikan tersebut meliputi Kapolsek Ilir Barat (IB) I dipegang oleh AKP Handoko Sanjaya yang menggantikan Kompol God Parlasro Sinaga.
Kapolsek Ilir Timur (IT) I Kompol Zulkarnain digantikan oleh AKP Rivanda, Kapolsek Ilir Timur (IT) II Kompol Afria Jaya digantikan Kompol M Hadiwijaya, Kapolsek KP3 (Bombaru) AKP Iwan Gunawan digantikan oleh AKP Hendri Agus.
Selanjutnya, Kapolsek Seberang Ulu (SU) I Kompol Suhardiman digantikan oleh AKP M Khalid Zulkarnaen, Kapolsek Gandus AKP Agung Adhiyata Prananta digantikan AKP Dedi Rahmad Hidayat.
Kapolsek Kemuning AKP Handoko Sanjaya digantikan AKP Hikmat Solihin, dan Kapolsek Kalidoni Rachmat Syawal Pakpahan digantikan AKP Marruly Rachmat Azwar.
Selain melakukan pergantian di bagian Kapolsek, Polresta Palembang juga menggantikan beberapa pejabat kepolisian yakni Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol I Made Sinar Subawa digantikan Kompol Andk Kumara.
Kabag Ren Kompol Irfanto Rahman digantikan oleh Kompol Gazali Ali, Kasat Sabhara Kompol Syafri Rahman digantikan AKP Rachmat Syawal, serta Kasat Pol Air Kompol Jossy Andrianto digantikan Heri Lawata.
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tjahyono Prawoto mengatakan, pergantian ini merupakan peraturan dari Kapolda Sumatera Selatan untuk menggantikan pejabat teras yang ada di wilayah hukum Polresta Palembang, antara lain kabag, kasat, dan beberapa kapolsek.
“Rangkaian Sertijab yang dilakukan Palembang, merupakan yang terakhir. Karena Polresta Palembang, adalah muaranya dari yang ada jajaran polres yang ada di Sumsel. Untuk pejabat yang baru kalau sudah masuk nanti langsung melaksanakan tugas,” sebut Tjahyono.
Lanjut Tjahyono, dengan dilakukan pergantian tersebut, ia berharap pejabat yang baru dapat meningkatkan kinerja yang lama. Pasalnya, Palembang merupakan barometer di Sumsel. Apalagi, Palembang masih banyak tindak kejahatan.
“Kinerja yang sudah lama dan bagus perlu dicontoh sertia ditingkatkan lagi oleh pejabat yang baru, karena Palembang adalah Barometer di Sumsel, apalagi kota Palembang masih banyak kriminalnya, seperti penjahat jalan, curas, dan curat. Dan, kita tidak akan membiarkan mereka berkembang, tetap akan kita tumpas,” ujarnya..
Masih dikatakannya, Polresta Palembang masih kekurangan 200 personel perwira. Ia berharap kepada pimpinan agar dapat melihat kekurangan tersebut.
“Beban tugas yang kita emban cukup berat, jadi kami memohon untuk dilengkapi kekurangan itu. Untuk daerah yang masih rawan, kita akan tingkatkan sumber dayanya, termasuk jumlah personel akan kita pinta tambahan dari Polda, kita juga akan memberikan pelatihan terhadap mereka,” tukas dia. (tra)











