Dankodiklat AM Putranto, Resmikan Tempat Latihan Baru Buat Alutsista Anyar

Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Pussenarmed) dengan Alutsista canggih Roket Astros II MK 6, kini mempunyai tempat latihan terbaru Steling 25 di Desa Sinar Mulyo, Kecamatan Simpang Martapura, OKU Selatan.

Laporan: Rahmat Agusman

Martapura, Sumselupdate.com – Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Pussenarmed) dengan Alutsista canggih Roket Astros II MK 6, kini mempunyai tempat latihan terbaru Steling 25 di Desa Sinar Mulyo, Kecamatan Simpang Martapura, OKU Selatan.

Read More

Roket Astros II MK 6 tersebut merupakan Alutsista terbaru buatan Brazil yang dimiliki TNI AD dengan jarak tembak maksimal 300 KM.

Daerah steling 25 baterai tempur Armed Roket Astros ll MK 6 ini diresmikan langsung oleh Komandan Kodiklat TNI AD AM Putranto, S. Sos didampingi pula Danpussen Armed Mayjend TNI Totok Imam Santoso, SIP. S.SOS. M. Tr (HAN) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Selasa, (16/11/2021)

Dalam sambutannya, Dankodiklatad Letjen TNI AM Putranto mengatakan, jika Steling 25 itu merupakan istilah yang menandakan jarak capai sasaran sejauh 25 KM menggunakan roket astros tersebut, serta untuk saat ini TNI AD sudah memiliki sebanyak 54 roket astros yang tersebar di tiga batalyon.

“Ini senjata Armed yang sangat modern, daya ledaknya satu titik bisa hingga beberapa puluh meter dari sasaran kemudian memecah hingga radius 400 meter,” ujar Letjen AM Putranto

Peresmian steling ini, tambah Dankodiklat, juga sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme. “Kapan saja untuk latihan sudah ada tempat,” jelasnya.

Sementara, Danpussenarmed Mayjen TNI Totok Imam Santoso menyebutkan bahwa saat ini pihak TNI AD sedang melaksanakan modernisasi Alutsista, termasuk Armed yang mendapatkan roket astros MK 6 tersebut.

“Ini imbang dengan negara maju, Amerika juga menggunakan yang sama jaraknya,” ucapnya.

Sambungnya, dengan adanya lokasi Steling 25 ini bisa menjadi tempat latihan berbagai roket, khususnya angkatan darat. “Selama ini Puslatpur 20 KM tidak sampai karena kita punya ss 40, tapi kita minimumkan jadi 25 km dan ketemulah titiknya disini,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.