Curi Motor di Sekolahan, Lori Berdarah-darah Ditembak Tim Reskrim

Pelaku Lori meringis saat dilakukan perawatan.

Pagaralam, Sumselupdate.com – Gerak cepat yang dilakukan Polsek Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, patut diacungi jempol.

Hanya tiga setelah melancarkan aksinya, petugas Polsek Pagaralam Utara berhasil menggulung tiga komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Bacaan Lainnya

Ketiga pelaku masing-masing Yoga Anggara (17) bin Ruslan dan Olian Sakira (17) bin Nur Kholis. Keduanya disergap petugas saat berada di kediamannya di Desa Air Laga, Kelurahan Kuriban Babas, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Senin (10/2/2020) sekitar pukul 10.00.

Sedangkan satu tersangka lain bernama Lori (20), warga Gang Reformasi, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan Baru, hari ini, sekitar pukul 14.00.

Dalam penyergapan tersebut, Lori terpaksa dihadiahi timah panas lantaran saat hendak ditangkap berusaha melarikan diri.

Ketiganya diringkus setelah melancarkan aksi di salah satu SMA swasta di Dusun Pagaralam, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, tadi pagi sekitar pukul 09.00.

Korban dari komplotan curanmor ini adalah Juliansyah (17). Korban kehilangan sepeda motor Honda Beat Nopol BG 2029 WR saat diparkir di halaman sekolah.

Kapolsek Pagaralam Utara Kota Pagar Alam, AKP Herry Widodo, SH didampingi Baur Humas Polres Pagaralam Bripka Paino, SE mengatakan, penangkapan ketiga pelaku setelah satu jam melancarkan aksi.

Menurut Herry Widodo, laporan korban cepat ditanggapi aparat kepolisian dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Hasilnya, setelah satu jam melancarkan aksi, tim Reskrim Polsek Pagaralam Utara mendeteksi jika kedua pelaku adalah siswa di sekolah itu sendiri.

Keduanya adalah Yoga Anggara dan Olian Sakira. Tugas kedua pelaku yakni meminjam sepeda motor korban dan merusaknya dengan kunci Leter T.

Kemudian, setelah kunci stang dirusak, motor kembali diparkirkan di halaman sekolah. Setelah itu kedua pelaku  memberitahu rekannya bernama Lori untuk ‘memetik’ sepeda motor targetnya itu.

Beruntunga, satu jam sepeda motor dicuri tersangka Lori, korban cepat mengetahui jika kendaraan roda duanya hilang dicuri dan melaporkan peristiwa itu ke petugas Polsek Pagaralam Utara.

Petugas Polsek Pagaralam Utara yang mendapat laporan, langsung bergerak cepat. Tak butuh lama, petugas membekuk kedua tersangka Yoga dan Olian di sekolah tersebut.

Kemudian empat jam kemudian, petugas berhasil mengembangkan penangkapan dengan meringkus Lori di kediamannya.

Namun saat hendak diringkus, tersangka Lori hendak melarikan diri sehingga petugas terpaksa melepaskan tembakan tepat di kaki kirinya.

“Modus pencurian dimulai dari tersangka Yoga yang meminjam motor milik Juliansyah yang kemudian kunci stangnya dirusak dengan menggunakan kunci liter T. Kemudian motor itu diparkirkan kembali di halaman parkir sekolah dan selanjutnya peran Lori sebagai pencuri langsung membawa motor korban ke kontrakan milik Yoga,” ujar Kapolsek.

Atas perbuatanna, menurut Kapolsek, para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara. (ric)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.