Cucu Dianiaya, Nenek Lapor Polisi

Maemunah (52) menemani cucunya Bela (11) melaporkan tetangga mereka.

Palembang, Sumselupdate.com – Merasa tidak senang cucu kesayangannya, Bela (11), mendapatkan perlakuan kasar dari tetangganya sendiri, membuat Maimunah (52) warga Jalan Gub H Bastari, Lorong Bersama, RT 13 RW 03 Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, mendatangi Polresta Palembang, Senin (4/7) sekitar pukul 11:00 WIB.

Kedatangannya ke ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk melaporkan tetangganya, Gibul (30) yang sudah melakukan penganiayaan terhadap cucunya tersebut.

Bacaan Lainnya

Di hadapan petugas piket SPKT, korban Bela mengatakan kejadian bermula pada Minggu, (3/7) sekitar pukul 15.00 WIB. Di mana, saat itu ia bersama temannya sedang asik bermain. Datanglah, anak terlapor bernama Rafida yang ingin ikut bermain.

“Dia mau mengambil necis, tapi sudah kami larang. Dia mengambilnya secara diam-diam, lalu digigitnya necis itu. Tiba-tiba dia nangis, dan muntah-muntah,” jelas Bella di hadapan petugas.

Mendengar anaknya menangis, terlapor Gibol langsung mendatangi korban, dan langsung menendang kaki kiri serta tangan kiri Bella, tanpa mempertanyakan terlebih dahulu perihal anaknya menangis.

“Semalam kaki dan tangan saya masih bengkak, tapi sudah diurut oleh nenek saya. Sekarang, masih sakit kalau digerakkan,” katanya.

Sementara itu, nenek korban Maimunah mengatakan jika ia tidak senang dengan perlakuan kasar yang dilakukan oleh Gibul. Menurutnya, ia sangat sayang dengan cucunya tersebut, lantaran sudah dari bayi ia mengasuh Bella.

“Saya tidak senang pak, jangan dia kebiasaan menangani anak-anak. Dia ini anak yatim, ibunya jauh, jadi dari kecil saya yang mengasuhnya. Pokoknya saya tidak terima kalau dia kasar, makanya saya milih melaporkan ke polisi,” ucap Mai panggilan akrabnya.

Apalagi, lanjutnya, setelah menganiaya cucunya, pelaku sempat menantang-nantang dirinya, agar mengadu dengan keluarga yang lain. “Kata dia, siapa saja saudara kamu, bawalah ke sini, dia tidak takut. Bukannya, minta maaf, malah begitu,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban untuk segera ditindaklanjuti. “Kita sudah terima laporannya, dan akan segera diproses, pihak kita sudah mengarahkannya untuk mengambil visum terlebih dahulu,” singkat Kasat. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.