Palembang, Sumselupdate.com – Penyidik Subidt Harda Ditreskrimsus Polda Sumsel memanggil Camat Air Saleh Banyuasin terkait konflik lahan yang terjadi di Parit 11 Desa Air Solok Batu, Senin (08/09/2025) siang.
Mulyadi, S.Sos.,M.Si Camat Air Saleh Batu hadir dalam rangka dimintai keterangan sebagai saksi dalam konflik lahan seluas 125 hektar di wilayah administratif kerjanya.
”Kami membawa arsip dokumen yang kami punya untuk membantu penyidik membuat terang perkara ini,” ucapnya.
Mulyadi tak menjelaskan secara rinci keterangan seputar apa yang diminta penyidik.
Namun dia memastikan penjelasan yang diberikan ke Unit 3 Subdit Harda Polda Sumsel berkaitan dengan status administratif dari lahan yang bersengketa itu.
Baca juga : DPRD Babel Turun Tangan, Sengketa Lahan 130 Hektar di Bangka Barat Dibahas dalam Audiensi
Terlepas itu dia meminta masyarakat terkhusus yang terlibat dalam perkara ini agar dapat menahan diri jangan sampai menjadi konflik horizonta.
Terlebih area lahan tersebut masuk kedalam area program nasional Kementerian Pertanian terkait dengan swasembada pangan. Dimana saat ini disebut, sebetulnya telah memasuki masa tanam padi Ip 100.
Baca juga : DPRD Babel Perjuangkan 78 Ribu KK Pemilik Lahan di Kawasan Hutan ke Pemerintah Pusat
”Saya menghimbau kepada masyarakat untuk menahan diri mari kita jaga kamtibmas wilayah kita, terlebih sekarang ada proses hukum yang ditempuh,” ucapnya. (**)











