Ia berharap, seluruh kades setelah dilantik ini dapat segera bekerja maksimal. Mengingat begitu besarnya target Pemkab Mura untuk dapat menanggalkan predikat sebagai salah satu dari 12 kabupaten tertinggal di Indonesia.
Bahkan, target tersebut harus bisa dicapai sebelum gelaran Asian Games pada Agustus 2018 mendatang.
“Ini sesuai janji kita pada Gubernur yang hadir ketika HUT Mura tanggal 20 April lalu. Sebelum Asian Games kita sudah terlepas dari predikat kabupaten tertinggal,” ungkapnya.
Saat ini, beban berat yang dipikul untuk mengentaskan kemiskinan pun, disebut Hendra harus menjadi tugas bersama. Terakhir, tercatat 15,06 persen rakyat Mura berada di bawah garis kemiskinan.
Iapun menyatakan sistem e-voting dalam Pilkades akan terus dilakukan dengan penyempurnaan bertahap. “E-voting ini merupakan upaya mendidik masyarakat untuk berdemokrasi,” katanya.
Tak lupa, ia meminta seluruh rakyat mendukung kades yang telah dilantik untuk menjalankan perannya, minimal dalam tiga hal, yakni pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.
“Jangan sampai proses Pilkades yang telah lewat itu justru menghambat pembangunan desa. Hanya karena calon yang didukung tidak menang. Siapkan diri untuk maju kembali di Pilkades enam tahun lagi,” ucapnya.











