Baturaja, Sumselupdate.com – Tak hanya di ibu kota aksi meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan gubernur DKI Jakarta Basuki Purnama (Ahok) terjadi. Namun hal yang sama pun terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Jumat (21/10/2016), MUI bersama gabungan organisasi umat Islam di OKU mendatangi DPRD setempat. Mereka menuntut supaya Gubernur DKI Jakarta, Ahok, ditindak tegas.
Sempat terjadi ketegangan antara pengunjuk rasa saat ada di halaman gedung DPRD. Di mana para sebagian besar ulama ini dihadang pihak kemanan, hal ini membuat mereka sedikit emosi lantaran belum dipersilahkan masuk ke gedung wakil rakyat dengan berbagai alasan, bahkan sempat diminta baris terlebih dahulu.
Diketahui aksi yang dilakukan pagi tadi, itu menindaklanjuti hasil rapat koordinasi MUI bersama ormas islam, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) OKU dan pengurus masjid pada tanggal 12 Oktober 2016 lalu di sekretariat MUI komplek islamic center Baturaja.
“Kami ke sini untuk meredam emosi umat Islam. Maksud kami ke sini untuk meminta dukungan dari DPRD agar menyampaikan ke pemerintah pusat bahwa MUI OKU meminta agar Ahok diadili. Kalau sampai Ahok tidak diadili, jangan salahkan umat Islam jika kami yang mengadilinya,” ujar H Iskandar, Sekretaris MUI OKU.
Dalam pertemuan itu, para ulama yang tergabung dalam MUI dan rombongan lain diterima oleh ketua DPRD Zaplin Ipani. Tampak pula Asisten I setda OKU, Mirdaili.
Di kesempatan itu, MUI mengeluarkan pernyatan sikap untuk Ahok yang disampaikan kepada pemerintah daerah setempat. Ada lima poin yang disampaikan dalam pernyataan sikap yang diteken MUI bersama beberapa ormas Islam lain termasuk ketua-ketua masjid di OKU.
Pernyataan sikap itu diserahkan MUI kepada ketua DPRD. Mereka meminta pimpinan dewan serta pihak kepolisian setempat untuk ikut mengawal proses hukum ahok.
Usai menyampaikan aspirasi di hadapan pimpinan DPRD, rombongan MUI membubarkan diri. Kemudian mereka langsung bertolak menuju Mapolres guna menyampaikan hal serupa.
Ketua DPRD OKU Zaplin Ipani menegaskan, pihaknya mendukung sepenuhnya apa yang disampaikan para ulama, MUI dan ormas Islam lainnya di oku terkait masalah tersebut.
Pihaknya juga akan mengawal aspirasi yang disampaikan, apalagi diakui memang bahwa statemen yang dilontarkan Ahok merupakan hal yang tak perlu diutarakan. (Yan)











