Buntut Penertiban di BKB, APKLI Sumsel Geruduk Pemkot Palembang

Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Sumsel, melakukan aksi demo di kantor walikota Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Buntut dari penertiban pedagang di kawasan wisata Benteng Kuto Besak (BKB) yang dilakukan pihak Satpol-PP kota Palembang, pada 17 Agustus 2022, berbutut panjjang.

Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Sumsel, melakukan aksi demo di kantor walikota Palembang.

Read More

“Intimidasi terhadap itu, kami sangat tidak terima hal itu karena apa, pedagang bukan penjahat pedagang bukan pencuri uang rakyat tidak pantas mengacungkan senjata terhadap orang-orang lemah seperti pada kaki lima. jadi itu kita untuk menindak tegas atau mencopot oknum yang terlibat atau mengacungkan senjata terhadap pedagang kaki lima,” ungkap Harmoko selaku Ketua APKLI Sumsel

Lanjutnya, pihaknya mendesak Walikota untuk memeriksa semua satuan yang terlibat di dalamnya.

“Tentang bagaimana caranya kami APKLI  Sumsel sudah memediasi para pedagang dan memberikan bantuan hukum dan sudah kami laporkan kepada pihak berwajib,” ungkap Harmoko.

Ia menambahkan sangat kecewa terhadap Pemerintah Palembang yang terkesan tidak merespon. “Terkesan tidak peduli dengan pedagang kaki lima di Palembang sedangkan Palembang sudah sempat viral mengenai penganiayaan yang melibatkan oknum Satpol PP yang melakukan arogansi terhadap pedagang,” pungkasnya.

Di tempat yang sama Sekertaris dinas Satpol-PP kota Palembang Choidir mengatakan akan meneruskan aspirasi dari para pendemo.

“Kita menerima para pendemo dan akan meneruskannya kepada para atasan,” tutupnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.