BPBD Empatlawang Imbau Warga di Bantaran Sungai Waspada

Sungai Musi

Laporan : Alparisi

Tebingtinggi, Sumselupdate.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empatlawang mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk ekstra waspada dan siap mengungsi jika melihat debit air sungai semakin tinggi akibat hujan dengan intensitas tinggi atau lebih dari dua jam.

Read More

“Sejak dua pekan terakhir, curah hujan sangat tinggi melanda sebagian besar wilayah Empatlawang, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, melalui relawan tangguh bencana di setiap wilayah, kami imbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk segera mengungsi jika hujan turun lebat dan lama,” kata Kepala BPBD Empat Lawang, Sahrial Podril, Kamis (30/9/2021).

Ia menjelaskan cuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir, membuat sejumlah wilayah rawan bencana di Kabupaten Empatlawang terendam banjir dan tanah longsor seperti yang terjadi di beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Pendopo Barat serta Kecamatan Talang Padang.

“Kejadian bencana banjir dan longsor kemarin tidak ada korban jiwa namun banyak juga rumah warga yang rusak berat dan ringan akibat musibah banjir dan longsor yang terjadi pada Minggu dini hari kemarin,” ucapnya.

Untuk longsor yang menutup landasan jalan desa hingga jalan kabupaten, yang terjadi saat ini sudah normal dilalui kendaraan dari kedua arah. Namun untuk antisipasi terjadi longsor susulan seiring tingginya curah hujan, pihaknya tetap mengimbau pengguna jalan untuk ekstra waspada saat melintas.

“Kami juga siagakan anggota untuk melakukan pengawasan dan pemantauan sebagai upaya penanganan cepat ketika terjadi bencana. Relawan diminta untuk segera melapor, jika melihat tanda alam akan terjadi bencana dan segera melakukan evakuasi warga ke tempat aman,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini, puluhan petugas disiagakan karena masuk saat ini Kabupaten Empat Lawang masuk dalam zona merah bencana dan sebagai upaya penanganan cepat saat terjadi bencana longsor dan banjir.

Sementara itu, Bupati Empatlawang, H Joncik Muhammad mengatakan saat ini Empatlawang masuk dalam wilayah rawan bencana, karena itulah dirinya meminta kepada warga yang berada di bantaran sungai bahkan yang berada di bawah bukit untuk segera menjauh jika terjadi hujan berjam-jam.

“Kita imbau agar warga yang berada di bantaran sungai dan di bawah bukit untuk segera menjauh jika terjadi hujan yang sangat lama. Karena hal itu dapat menyebabkan terjadinya bencana alam seperti longsor dan banjir,” pinta Joncik.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.