Palembang, Sumselupdate.com – Sukses meraih poin penuh dan berhasil menyumbang satu gol untuk Sriwijaya FC (SFC), ketika melawan PS TNI. Alberto Goncalves Dacosta penyerang tajam andalan SFC ini mengaku sangat bersyukur. Ia yang yang sempat dicemooh karena usianya dan dibilang striker tua, Beto mengaku ingin membalas komentar negatif tersebut hasil nyata.
“Cara terbaik untuk menjawabnya adalah dengan penampilan di lapangan. Saya sedih dibilang sudah tua dan terlalu gemuk untuk bergabung di SFC. Musim lalu bersama Hilton saya juga sudah bermain bersama di Liga Malaysia, kalau ada yang menilai kami gagal, itu karena ada faktor lain dan bersama SFC kami akan rubah pandangan tersebut,” ungkapnya, Senin (21/3)
Di usianya yang tak lagi muda, Beto memang menjawab semua tudingan miring padanya. Di turnamen Piala Gubernur Kaltim, ditengah timnya tertatih-tatih lolos dari putaran grup, Beto tetap eksis dengan selalu produktif menghasilkan gol untuk Laskar Wong Kito. Begitu juga di turnamen Bhayangkara ini, di dua pertandingan Beto selalu mengemas gol. Bahkan, bukan tidak mungkin Beto kembali dapat menjadi top skor.
“Yang terpenting adalah kemenangan tim. Siapapun yang buat gol tidak masalah. Tapi, jika bisa mencetak gol dan meraih top skor, saya akan berusaha,” ucap pemain asal Brasil ini
Menurutnya, label pemain tua, sudah habis dan fisik menurun merupakan komentar yang sering dialamatkan kepada dirinya sebelum bergabung dengan SFC. “Saat sudah masuk SFC pun banyak yang menganggap keputusan manajemen SFC salah. Buat apa merekrut pemain yang sudah berusia 30 tahun ke atas, namun itu tidak membuat kami patah semangat dan justru menjadi pemicu,” tuturnya. (dek)











