Bersama Empat Sektor, Bappeda PALI Petakan dan Susun ‘Taktik’ Penanggulangan Kemiskinan

Rapat mensinergikan rancangan untuk penanggulangan kemiskinan di Bumi Serepat Serasan.

PALI, Sumselupdate.com –  Pemerintah Kabupaten PALI melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mulai membuat suatu rancangan untuk penanggulangan kemiskinan daerah yang nantinya akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2025.

Dalam membuat rancangan tersebut, Bappeda memanggil empat sektoral di luar pemerintah Kabupaten PALI untuk bisa mensinergikan rancangan untuk penanggulangan kemiskinan di Bumi Serepat Serasan.

Bacaan Lainnya

“Empat lintas sektoral tersebut seperti Kementerian Agama PALI, Forum CSR Kabupaten PALI, Badan Pertanahan Nasional, serta BPJS Kesehatan. Mereka diminta untuk bisa mensinergikan untuk lima tahun ke depan, dalam membuat rancangan penanggulangan kemiskinan daerah yang nantinya akan dituangkan dalam RPJMD kabupaten PALI,” ungkap Plt. Kepala Bappeda Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni saat dibincangi media ini usai menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan kemiskinan Daerah Kabupaten PALI, di Ruang Rapat Kantor Bupati PALI, Rabu (17/2/2021).

Forum CSR sambung Ahmad Jhoni, diharapkan mampu berperan dalam mensinergikan penanggulangan kemiskinan.

“Kemudian Kemenag PALI melalui pondok pesantren, bisa membuat terobosan dan membantu penanggulangan kemiskinan dengan membuat kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat, pemerintah siap menyediakan lahan, dan para santri yang mengelolanya. Serta BPN mampu untuk menjalankan program pembuatan sertifikat gratis di empat desa yang masuk kawasan hutan, sehingga masyarakat tidak lagi was-was. Dan UMKM yang akan terus dioptimalkan,” terang Kepala Bappeda.

Dalam penanggulangan kemiskinan daerah, pemerintah pada dasarnya harus membantu masyarakat dengan menekan pengeluaran mereka.

“Makanya kesehatan dan pendidikan masyarakat sudah dijamin, usaha masyarakat bakal dibantu, sehingga bisa mengurangi angka kemiskinan di PALI,” tambahnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati PALI Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Sunardin, SH menerangkan, sebagai salah satu solusi untuk menanggulangi kemiskinan daerah, bisa dilakukan dengan meningkatkan hasil pertanian.

“Penanaman padi organik seperti yang disampaikan dari Forum CSR, kemudian peningkatan gula arena yang kini banyak digeluti usahanya oleh warga di kecamatan Tanah Abang. Karena, kalau bertani, tidak ada habis masanya. Kalau jadi pegawai ada masa pensiunnya,” jelas Sunardin. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.