Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, Sumseluodate.com – Beredar di sosmed obrolan pesan WhatsApp berisi curhatan seorang emak-emak, dimana suaminya yang nyaris jadi korban begal saat melintasi Jalan Soekarno Hatta, tepat di sekitar simpang Bandara SMB 2 Palembang.
Dimana curhatan itu diunggah ulang oleh akun instagram @promopalembang, pada Kamis (14/4/2022). Pengunggah yang diduga seorang wanita menceritakan pengalaman mencekamnya yang nyaris dialami oleh suaminya.
Dalam tulisannya, emak-emak tersebut menyebut jika suaminya itu nyaris disabet pedang panjang oleh orang yang diduga hendak melakukan begal.
Tak hanya senjata tajam, disebutkan juga pelaku juga membawa kayu besar sebagai senjata yang akan digunakan untuk melukai calon korbannya.
Diujung curahannya, beruntung suaminya berhasil mengelak, sehingga tidak mengalami luka dan berhasil pulang dalam keadaan selamat.
“Maaf ganggu waktunya, cuma mau ngasih tahu untuk hati-hati yang pulang malam bagi yang mempunyai keluarga. Untuk mengingatkan keselamatan kita. Qodarullah tadi suami ana hampir kena begal di jalan bandara pukul 22:34 WIB. Alhamdulillah suami masih dilindungi Allah SWT. Kata suami ana tadi hampir kena pedang panjang langsung nunduk suami. Yang megal bawak pedang panjang sama kayu besak,” tulis wanita yang istri korban yang kemudian diunggah ulang oleh akun instagram @promopalembang.
Melihat postingan ini, banyak netizen yang merasa cemas. Mereka berharap agar kepolisian mengambil tindakan atas kejadian tersebut.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kapolsek Sukarame, Kompol Dwi Satya Arian mengatakan, belum ada laporan sebagaimana kejadian yang dicurhatkan netizen tersebut.
Meski demikian, dia mengungkapkan, setiap harinya di wilayah hukum (wilkum) Sukarame, selalu diadakan patroli antisipasi 3C maupun upaya pencegahan tindak kejahatan lainnya mulai dari pukul 22.00 hingga 06.30 WIB.
“Setiap hari, sasaran lokasi mobile menyeluruh di wilkum Sukarame dan stasioner di daerah yang rawan,” jelasnya.
Lanjut dikatakan, patroli hunting termasuk di titik lokasi yang dicurhatkan netizen tersebut akan terus dioptimalkan.
Terutama di saat jam rawan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan razia sebagai upaya menekan angka kejahatan.
“Sekarang diintenskan patrolinya dan razia wilayah rawan,” ucapnya. (**)











