Berdalih Masuk Komunitas Anak Punk, Siswi SMA Diperkosa

Ilustrasi

Inderalaya, Sumselupdate.com –Berdalih untuk mendaftar bergabung dalam sebuah komunitas anak punk, MR (15), warga Timbangan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), justru menjadi korban perkosaan.

Siswi SMA Kelas 13 ini diduga digagahi oleh Erik (25), warga Payakabung, OI.

Bacaan Lainnya

Di bawah ancaman pisau, korban dipaksa merelakan mahkota paling berharga dalam hidupnya.

Korban yang merasa ketakutan akhirnya menceritakan peristiwa kelam itu kepada orang tuanya.

Bak petir di siang bolong, orangtua korban yang memang mencari korban karena selama beberapa hari tak pulang ke rumah, terkejut luar biasa.

Tak menunggu lama, ditemani orang tuanya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Reskrim Polres OI, Rabu (24/8).

Berdasarkan Informasi yang dihimpun, awalnya perkenalan korban dan tersangka dari teman korban yang mengajak MR untuk bergabung dalam sebuah komunitas anak punk.

Di sana korban diajak berkumpul pada Kamis (18/8) di Payakabung.

Kemudian, korban dibujuk mendaftar terlebih dahulu untuk bergabung sebagai anak punk kepada pelaku.

Namun hal itu rupanya hanya modus, setelah masuk ke rumah,  pelaku menarik tangan korban ke kamar dan menguncinya.

Di dalam kamar, mulut korban dibekap oleh pelaku dan diancam menggunakan pisau.

Karena takut, korban pun pasrah, akhirnya tersangka dengan leluasa merenggut kesucian korban MR sebanyak dua kali.

Kapolres OI AKBP Arief Rifai SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ginanjar, mengaku, kasus ini sudah ditangani unit PPA.

Menurut dia, pelaku hendak dijemput petugas untuk dimintai keterangan. (pri)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.