Belum Lepas dari Ancaman Corona, Warga PALI Kini Diintai DBD

Ilustrasi gigitan nyamuk

PALI, Sumselupdate.com – Setelah mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di tengah masyarakat, kini warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diintai dengan maraknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal itu diketahui, sejak periode Bulan Januari-April 2020 sudah sebanyak 38 kasus DBD ditemukan di Bumi Serepat Seresan.

Bacaan Lainnya

Plt Kepala Dinas Kesehatan PALI, Mudakir berkata, bahwa sebaran kasus DBD banyak tersebar di Kecamatan Talang Ubi yakni sebanyak 28 kasus.

“Tengah mewabahnya Covid-19 ini, warga PALI juga harus mewaspadai DBD,” ungkap Mudakir, Kamis (30/4/2020).

Secara rinci, jelas Mudakir, sebaran terbanyak di Talang Ubi, yakni 26 kasus dan Sungai Baung dua orang pasien.

Sementara di Kecamatan Tanah Abang ada enam kasus dan Kecamatan Penukal ada empat orang kasus DBD.

Hal ini terjadi lantaran cuaca yang tak menentu terkadang panas disertai hujan.

“Jadi totalnya ada 38 kasus pasien DBD dari Januari hingga April 2020,” ujarnya.

Berdasarkan itu, Mudakir menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan antara lain dengan 3M plus yaitu, pertama dengan menguras tempat-tempat penampungan air bersih, seperti bak mandi, drum tempat penampungan air, tempat minum ayam atau burung serta pas bunga yang menggunakan media air.

Kemudian, menutup tempat-tempat penampungan air bersih.

Selain itu, menimbun kaleng-kaleng bekas dan botol-botol atau pecahan botol supaya tidak menjadi perindukan nyamuk.

“Tak kalah penting menghindari gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan menggunakan lotion anti nyamuk, kelambu dan lainnya,” jelasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.