Belum Dievakuasi, Truk Resahkan Pengguna Jalan

Tampak Mobil truck yang sudah beberapa terparkir di bahu jalan

PALI, Sumselupdate.com – Kecelakaan di Jalan Merdeka, KM 9 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, yang tak jauh dari perkantoran Pemerintah Kabupaten PALI dan merenggut nyawa dua korban jiwa, Kamis (10/3) malam lalu, masih meninggalkan bekas.

Di antaranya mobil truk Toyota Dyna warna merah BG 8463 AJ‎, belum juga dievakuasi oleh petugas, hal ini membuat keresahan para pengendara yang melintas di jalan protokol Kabupaten PALI.

Bacaan Lainnya

Selain itu, kendaraan yang terparkir memakan setengah bahu jalan dan mengancam keselamatan para pengendara yang melintas jalan itu.

Pantauan Sumselupdate.com  di lokasi kecelakaan itu, mobil truk dipasang dua traffic cones (pembatas jalan) berbentuk kerucut di depan mobil maupun di belakang.

“Mobil itu, Kamis (10/3) malam lalu, parkir di situ (Jalan Merdeka), padahal mobil itulah yang menyebabkan kecelakaan dan menyebabkan dua orang meninggal dunia, akibat menabrak truk itu,” kata Agus (31), warga Pendopo Kecamatan Talang Ubi, Selasa (15/3).

Selain mengancam keselamatan para pengendara, lanjut Agus, mobil yang parkir itu sangat mengganggu kenyamanan pera pengendara.

“Sampai sekarang mobil itu belum dievakuasi, apalagi di malam hari, mobil itu sangat membahayakan pengendara. Mobil yang terparkir itu juga membuat jalan menjadi sempit,” keluh Agus.

Sementara itu, Kapolres Muaraenim, AKBP Nuryanto, SIK melalui Kepala Satuan (Kasat) Lantas AKP M Yakin Rusdi, mengakui pihaknya belum melakukan evakuasi ‎terhadap mobil truk yang ditabrak motor dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.

“Mobil itu belum bisa evakuasi karena kondisi mobil rusak, untuk kendaraan sepeda motor sudah diamankan di Polsek Talang Ubi, dalam waktu dekat mobil itu akan dievakuasi,” jelas M Yakin, ketika dihubungi awak media melalui handphone. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.