Bejat, Pemuda di Muaraenim Ini Gagahi Siswi SMA di Pondok Kopi Saat Hari Raya Idul Fitri

Tersangka HR diamankan di Mapolsek Semendo, Muaraenim, Sumsel, Sabtu (15/5/2021).

Laporan: Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com – Sungguh bejat apa yang dilakukan HR (17), seorang pemuda yang sehari-harinya bertani di Desa Tanah Abang, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Bacaan Lainnya

Di saat umat Islam sedunia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, HR justru melakukan tindak asusila yakni menggagahi seorang siswi SMA sebut saja Kuntum (17) di sebuah pondok kopi di Desa Tanah Abang, Kecamatan Semende Darat Laut, Muaraenim, Kamis (13/5/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Buah dari perbuatannya, pemuda berotak mesum ini diringkus Tim Alap-Alap Unit Reskrim Polsek Semendo, Polres Muaraenim saat berada di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semende Darat Tengah, Sabtu (15/5).

Informasi dihimpun peristiwa yang tak bisa dilupakan gadis belia ini bermula pada saat korban diajak pelaku ke pondok kopi.

Diduga sudah saling kenal, korban mau saja diajak pelaku ke lokasi tersebut. Namun ternyata ajakan ke pondok kopi hanya jebakan pelaku.

Pasalnya, sampai di dalam pondok kopi, pelaku yang nafsunya sudah di atas ubun-ubun ini menarik paksa tangan korban untuk melakukan hubungan suami-istri tetapi ditolak oleh korban.

Lantaran korban menolak, pelaku naik pitam dan memukul muka korban di bagian mata sebelah kiri dan menampar mulut korban serta mencekiknya.

Mendapat perlakuan kasar tersebut, nyali korban ciut, sehingga pelaku dengan leluasa mencicipi tubuh korban sebanyak satu kali.

Seusai melampiaskan nafsu bejatnya pelaku mengantar korban pulang ke rumah kakaknya. Selama ini korban memang tinggal bersama sang kakak lantaran kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.

Sesampainya di rumah, korban menceritakan kejadian tersebut. Tak menunggu lama, dengan perasaan geram bercampur marah, kakak korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semendo.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti petugas. Kapolsek Semendo Iptu M Heri Irawan memerintahkan Kanit Reskrim Bripka Ardiansyah dan anggota Team Alap-Alap Reskrim Polsek Semendo untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Team Alap-Alap unit Reskrim Polsek Semendo berhasil melakukan penangkapan dan mengamankan pelaku berinisial HR (17) atas dugaan telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur,” kata Kapolsek.

Dalam penyergapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa satu  buah baju gamis warna coklat muda, satu buah celana dalam warna biru, satu buah celana lejing warna hitam, satu buah singlet warna hitam, satu BH warna cream, dan satu unit sepeda motor Honda Supra Fit.

“Saat ini pelaku dan semua barang bukti tersebut telah dibawa ke Polsek Semendo,” ungkap Kapolres Muaraenim AKBP Danny Sianipar melalui Kapolsek Semende Iptu M Heri Irawan saat dikonfirmasi Sumselupdate.com, Sabtu (15/5/2021) malam.

Ditambahkan M Heri Irawan, atas perbuatannya pelaku terancam hukuman kurungan penjara maksimal 15 tahun.

“Pelaku ini melanggar pasal 81 UU No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun atau denda Rp 5 miliar,” pungkasnya. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.