Baturaja, Sumselupdate.com – Ada pemandangan menarik saat Jumat bersih yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU, pada Jumat (17/02/2017) pagi di wilayah tersebut.
Sebanyak 16 warga binaan rutan Baturaja “keluar” dari rutan setempat. Namun keluarnya para tahanan ini bukan lantaran bebas keluyuran begitu saja, melainkan ikut program dari Kepala Rutan untuk membantu kegiatan Jumat Bersih yang dilakukan rutin pemkab OKU itu.
Pantauan di lapangan, para tahanan yang didominasi kasus 365 pencurian dan pemberatan itu nampak senang sumringah bisa bebas sesaat menghirup udara segar. Dengan membawa alat pembersih seperti sapu dll, para napi berkeliling membersihkan sampah dan dedaunan kering di depan rumah pendopo kabupaten, serta kawasan Pasar Atas Baturaja.
Para napi mengaku senang bisa keluar dari tahanan. Seperti diakui Dimas, salah seorang napi, dirinya mengaku tak akan lagi mengulangi perbuatan yang menyebabkan dirinya masuk bui, “Senang pak, bisa lihat situasi luar,” ucap Dimas di sela pembersihan.
Namun walau begitu, ke-16 napi ini terlihat tetap diawasi petugas dari rutan dan polisi.
Kepala Rutan Baturaja Herdianto mengatakan, rata-rata napi yang diajak kegiatan itu adalah napi yang hampir habis masa tahananya atau proses pembebasan,”Jadi ngak mungkin kabur sebab kalau kabur mereka rugi sendiri,” terangnya. Seraya mengungkapkan jika pihaknya sangat mendukung program Jumat Bersih yang diadakan Pemkab guna menjadi kota Baturaja bersih bebas kumuh.
Tak hanya itu, Jumat bersih yang dikomandoi langsung bupati OKU Drs Kuryana Azis itu nampak ramai dibanding minggu-minggu sebelumnya, para staf intansi terlihat hadir, mulai perwakilan dinas/badan, sekolah, perwakilan perusahaan yang ada di OKU, serta TNI/Polri. (wid)











