Bantuan Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanjung Sakti Lahat Mulai Berdatangan

Bantuan untuk keluarga Alian, korban tewas akibat tertimbun longsor mulai berdatangan dari berbagai pihak, Minggu (23/1/2022) sore.

Laporan: A Putra 

Lahat, Sumselupdate.com – Setelah ditemukannya jasad Alian (45) bin Pandi, warga Desa Pulau Panggung Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat yang tewas akibat tertimbun longsor, bantuan mulai berdatangan kepada keluarga korban.

Read More

Bantuan datang salah satunya dari Fatra Jaya selaku Kades Sindang Panjang, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat.

Fatra Jaya datang bersama karang taruna dan BPD Desa Sindang Panjang menyerahkan bantuan kepada keluarga korban, Minggu (23/1/2022).

“Iya betul, kami datang ke rumah duka untuk memberikan bantuan. Bantuan ini dari saudara-saudara kami dari Desa Sindang Panjang. Karena sesama kita, sama sama orang Tanjung Sakti bersaudara dan sepatutnya tolong menolong,” ujar Fatra Jaya.

Sementara itu, Penjabat Kades Pulau Panggung A Kamil mengucapkan rasa syukur keluarga korban longsor mendapatkan perhatian dari semua pihak.

“Kami sangat bersyukur rekan kita, saudara kita dari desa lain, mengajak warganya untuk peduli sesama. Ini bentuk solidaritas yang tinggi dan patut kita syukuri,” ujar dia.

Dikatakan Kamil, pihaknya membuka donasi bagi siapa saja yang ingin memberikan bantuan terhadap keluarga korban.

“Kita membuka pintu, bagi siapa saja yang ingin memberikan bantuan, kami sangat berterima kasih,” tuturnya.

Camat Tanjung Sakti Pumi Yefri Kurniawan mengungkapkan rasa syukur, sebab kepedulian terhadap sesama terus mengalir.

“Kami bangga, karena warga Tanjung Sakti ini peduli sesama,” ungkapnya.

Sebelumnya pagi tadi sekitar pukul 10.20 WIB, jasad Alian akhirnya ditemukan dua meter dari lokasi pertama ditemukannya sepeda motor milik korban.

Tubuh korban ditemukan setelah pencarian selama tiga hari dimulai sejak Kamis 20 Januari hingga hari ini pada Minggu pagi.

“Alhamdulillah, kerja keras petugas berhasil. Tim SAR bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, dan warga menginap di seputaran lokasi longsor untuk mencari korban, sehingga korban bisa ditemukan,” kata Penjabat Kepala Desa Pulau Panggung, A Kamil.

A Kamil  mengatakan tubuh korban ditemukan tertimbun longsor dengan material tanah, kayu, dan bebatuan.

Kamil mengatakan, korban akhirnya dievakuasi dan dibawa pulang ke rumah duka di Desa Pulau Panggung.

Peristiwa tertimbunnya tubuh Alian bermula pada Kamis (20/1/2022) sekitar pukul 17.30 WIB, terjadi hujan lebat di lokasi kejadian.

Hujan mengakibatkan beberapa titik di ruas Jalan Lintas Tanjung Sakti-Manna Bengkulu Selatan terjadi longsor.

Menurut kesaksian warga, jalan menuju ke Talang Rambutan di Ataghan Telatahan belum terjadi longsor. Nah,  diduga Alian hendak pulang saat menjelang malam.

Dalam perjalanan pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor, mendadak terjadi longsor. Akibatnya sepeda motor bersama Alian tertimbun longsor.

Tak lama usai pencarian dilakukan, sepeda motor korban ditemukan. Namun tubuh Alian hingga hari kedua pencarian masih belum ditemukan.

Kuat dugaan, tubuh korban terseret material longsor tanah dan potongan batang pohon besar, dan akhirnya tertimbun. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.