Babinsa ini Bina Pemuda Kembangkan Usaha Hibdroponik

Serda Ade Kurniawan bersama kelompok tani pemuda binaannya

Laporan Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com – Apa yang dilakukan oleh Serda Ade Kurniawan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 404-01 Gelumbang Kodim 0404 Muaraenim patut menjadi contoh bagi Babinsa lainnya.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, ia menunjukan kepeduliannya kepada sejumlah pemuda di wilayah Desa binaaanya yang berada di kecamatan Gerbang kabupaten Muaraenim untuk mengembangkan usaha pertanian hidroponik.

Pantauan di lapangan, tampak sejumlah kelompok pemuda yang tergabung dalam Kelompok Pemuda Cipta Jasa Desa Midar, salah satu kelompok yang dibina oleh Sersan Ade Kurniawan telah berhasil mengembangkan usaha pertanian melalui metode hidroponik.

“Sebagai satuan yang memiliki teritori kewilayaan terhadap pembinaan desa, tentunya dalam pembinaan kita dituntut memberikan nilai-nilai positif serta bermanfaat terhadap kesejahteraan masyarakat desa yang kita bina,” ungkap Danramil 404-01 Gelumbang Kapten Arh Mardin SE melalui Serda Ade Kurniawan, Rabu (20/1/2021) pada media ini.

Dengan demikian, lanjutnya, munculah satu ide yang ia lakukan dengan merangkul sejumlah pemuda dari Desa Midar untuk membuat sebuah kelompok pertanian pemuda yang mengembangkan jenis pertanian tanaman melalui metode hydroponik.

“Koptan ini bertujuan untuk mengembangkan jenis pertanian tanaman melalui metode hydroponik. Dan kita berharap dengan adanya kelompok pemuda pertanian ini, nantinya bisa dikembangkan lebih baik lagi, sehingga memiliki dapat memberikan manfaat ekonomis terhadap masyarakat di sekitarnya,” imbuhnya.

Lebuh lanjut, Ade menerangkan Koptan Cipta Jasa tersebut berjumlah 12 orang yang anggotanya terdiri dari pemuda Desa Midar. Para pemuda ini, ungkapnya, memiliki semangat tinggi dalam belajar untuk bertani melalui Hydroponik dengan jenis tanaman yang dibudidayakan antara lain selada, pakcoy dan sawi.

Sayuran itu ditanam melalui sistem hidroponik rakit apung, dengan luas lahan hydroponik 7×6 Meter, dua bak tanam ukuran 2×5 Meter, lubang tanam berjumlah 500 lubang tanam per bak.

Alhamdulillah, hasilnya baru sekali panen dalam waktu kurang dua bulan, hasil panennya dapat mencapai 60 kilogram dan sudah dipasarkan di pasar lokal dalam desa sendiri, serta sebagian kecil ke desa tetangga,” terangnya.

Sementara itu, Febby Eldriansyah bersama kelompok Pemuda Cipta Jasa Desa Midar mengungkapkan kegembiraan mereka atas apa yang dapat mereka hasilkan dari Koptan mereka.

“Kami sangat senang dan bangga terhadap ilmu yang didapat dari Babinsa kita ini, sehingga usaha yang kita lakukan selama ini membuahkan hasil dan memiliki nilai ekonomis. Walaupun dengan agak sedikit tertatih, usaha yang kami lakukan bersama ini dapat membuahkan hasil yang cukup maksimal,” ujarnya penuh gembira.

Ia berharap kedepannya Koptan ini akan semakin maju dan berkembang sehingga dapat menggerakan kelompok pemuda lain untuk menjadi contoh pemuda yang berperan aktif dalam kegiatan positif dan bermanfaat kepada masyarakat di sekitarnya.

“Ya dengan adanya kelompok pertanian pemuda yang kami lakukan ini kita berharap mudah-mudahan dapat menjadi langkah awal sebagai pemuda yang berperan aktif untuk menunjang kemandirian dan kesejahteraan warga di desa kami,” pungkasnya.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.