Ayah Bejat! Setubuhi Anak Tiri Hingga Hamil Empat Bulan

Tersangka pemerkosaan anak tiri, AL

Muratara, Sumselupdate.com – Bunga (13) bukan nama sebenarnya, warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Provinsi Sumatera Selayan harus merelakan keperawanannya akibat diperkosa bapak tirinya sendiri berinisial (AL).

Mirisnya lagi akibat perbuatan durjana pelaku, korban hamil empat bulan. Perbuatan bejat itu diketahui warga pada Minggu (6/1/2019), sekitar pukul 05.30 dan melaporkan kasus ini ke Polsek Rupit.

Bacaan Lainnya

Mendapat laporan warga, aparat bergerak cepat dan meringkus pelaku. Kini tersangka dipaksa petugas meringkuk di dalam sel Polsek Rupit.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rupit, AKP Yulfikri  mengakui  adanya perkara persetubuhan. Menurut dia, tersangka sudah ditahan di Mapolsek Rupit guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka sudah kami tahan, saat ini masih dilakukan pedalaman perkara,” katanya, Senin (7/1/2019).

Dia  menjelaskan, tersangka diringkus bermula saat anggota mendapatkan informasi dari warga bahwa tersangka sedang berada di rumahnya.

Kemudian anggota langsung meluncur ke lokasi, setiba di lokasi ternyata benar. Tanpa pikir panjang, anggota langsung meringkus tersangka tanpa melakukan perlawanan.

Kapolsek sendiri mengatakan, kasus asusila ini bermula saat ibu korban ‎tidak berada di rumahnya. Ibu korban saat itu sedang berada di sungai desa setempat.

Melihat rumah dalam kondisi sepi, nafsu syawat pelaku naik ke atas ubun-ubun. ‎Korban sedang makan di dapur rumahnya, ditarik paksa oleh pelaku ke dalam kamar.

Sampai di dalam kamar, pelaku dengan buas menarik paksa celana korban dan terjadi perbuatan keji itu.  Setelah melakukan aksi bejatnya, tersangka mengancam korban. “Awas kalo ngadu dengan ibu akan bapak pukul,” ucap pelaku seperti ditirukan korban.

Akibat ancaman pelaku korban pun ketakutan. Beberapa hari kemudian saat korban sedang tertidur di kamarnya dan kondisi sedang sepi, tersangka kembali melakukan aksi bejatnya dengan ancaman dan paksaan.

Namun sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh juga. Kakak korban yang melihat perubahan tubuh korban mendesak korban untuk bercerita apa yang sebenarnya yang terjadi.

Setelah didesak, korban mengakui sudah disetubuhi tersangka sebanyak dua kali disertai dengan ancaman. ‎Setelah dicek oleh bidan korban dinyatakan hamil yang usianya masuk empat bulan.

‎Atas kejadian tersebut keluarga korban melaporkan kejadiannya ke pemerintah desa hingga dilaporkan ke Mapolsek Muara Rupit.

“Saat diperiksa petugas kesehatan, korban sudah hamil empat bulan. Maka dari itulah kami meringkus tersangka,” pungkasnya. (ain)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.