Arsul Sani: Teror Tidak Cuma Dihadapi Dengan Senjata

Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani.

Jakarta, Sumselupdate.com – Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengatakan, menetapkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata ((KKB) di Papua sebagai organisasi teroris membawa konsekuensi kerja besar bagi pemerintah.

“OPM atau KKB dijadikan teroris, berarti di sana ada kerja besar pemerintah dari berbagai institusi, tidak hanya TNI dan Polri, pemerintah juga harus melakukan pencegahan. Tidak sekadar kirim Densus dan TNI,” kata Arsul di Media Center DPR Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Read More

Menurut Arsul, kerja lain: seperti kontra radikalisme atau deradikalisme juga harus bersamaan dan terus menerus dilakukan.

“Saya berharap Pemda melakukan kerja kontra radikalisme dan deradikalisasi. Jangan cuma menindak yang memungkinksn salah tembak dan salah tangkap hingga terjadi pelanggaran HAM,” tuturnya.

Dikatakan, teror tidak cuma dihadapi dengan kontra radikalisme, deradikalisme, TNI dan Polri. Akan tetapi, pemerintah juga wajib mensejahterakan warga setempat agar mereka tidak mudah dipengaruhi atau terbujuk teroris.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik menegaskan, Papua selalu dibuat dalam masalah adalah narasi yang salah.

“Padahal sudah banyak kemajuan untuk menjadikan wilayah Papua  sejajar dengan provinsi lain di Indonesia,“ kata Akmal.

Menurut Dirjen Otda, seharusnya semua pihak melihat dengan jernih bahwa pemerintah sudah banyak berbuat untuk kemajuan Papua. (duk)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.