Laporan : A Putra
Lahat, Sumselupdate.com – Tagana, BPBD dan Dinsos Lahat mengadakan Pelatihan Kampung Siaga Bencana (KSB), penyelamatan korban evakuasi persediaan tempat pengungsian, Senin (14/11/2022).
Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari itu dipusatkan di lapangan sepak bola desa Gunung Kembang kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat.
Adapun kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Gunung Kembang, tim Taruna Siaga Bencana Provinsi Sumatera Selatan, Tim Dinas Sosial Kabupaten Lahat dan seluruh Tim Kampung Siaga Bencana (KSB) Puyang Tambak.
Kepala Desa Gunung Kembang Parsah mengatakan, kegiatan Pembentukan kampung siaga bencana yang diberi nama KSB Puyang Tambak diharapkan sudah siap saat ada musibah banjir.
Tim KSB puyang tambak Fikri berharap Kampung Siaga Bencana (KSB) Puyang Tambak ini nantinya akan bermanfaat untuk masyarakat karena sudah disiapkan.
“Seandainya terjadi bencana dan sudah terlebih dalam mengatasi, menanggulangi bencana kebanjiran, semoga tidak terjadi bencana untuk kedepannya,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Lahat, Parjiansyah menjelaskan, Kampung Siaga Bencana untuk memberikan keamanan kepada masyarakat Desa Gunung Kembang, untuk mengahadapi bencana yang sering terjadi.
“Sering terjadi kebanjiran setiap tahun jadi diharapakan dengan terbentuknya kampung siaga bencana ini masyarakat warga desa ini dapat mengantisipasi akan adanya bencana yang terjadi di Desa Gunung Kembang ini. Kemudian diharapkan dengan adanya kampung siaga bencana, masyarakat bisa menjaga lingkungan semoga bencana-bencana banjir tidak akan terjadi yang bisa diantisipasi,” tambahnya.
Menanggapi Kampung siaga bencana, Anggra Surya N, pengurus forum koordinasi Tagana Sumatera Selatan menyampaikan,
Desa Gunung Kembang ini tiap tahun hampir terjadi bencana banjir yang pastinya banjir bandang.
Hal inilah yang membuat Pemerintah Kabupaten Lahat untuk mendirikan kampung siaga bencana untuk saat ini dinamakan kampung siaga bencana (KSB) Puyang Tambak.
“Mudah-mudahan setelah dibentuk kampung siaga bencana ini, masyarakat mandiri sudah bisa bagaimana cara ataupun metode mengahadapi bencana apabila Desa Gunung Kembang terjadi bencana banjir bandang,” imbuhnya.
“Harapan kami agar kampung siaga bencana (KSB) akan selalu terus eksis menjaga dan aktif berkordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lahat, karena menjaga bencana program yang paling baik dan sosial bertujuan membuat masyarakat secara mandiri agar dapat mengahadapi bencana, ” pungkasnya. (**)











