Maruarar Sirait Setujui Tambahan 3.000 Rumah Subsidi untuk Sumsel

Writer: - Kamis, 1 Oktober 2026
Menteri PKP Maruarar Sirait memimpin Zoom Meeting bersama kepala daerah, kepala satuan kerja, dan kepala balai se-Indonesia di Griya Agung Palembang, Rabu (30/9/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyetujui usulan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru terkait penambahan kuota rumah bersubsidi di Sumatera Selatan.

Persetujuan tersebut disampaikan Maruarar saat memimpin Zoom Meeting bersama kepala daerah, kepala satuan kerja, dan kepala balai se-Indonesia di Griya Agung Palembang, Rabu (30/9/2026).

Read More

“Ini saya langsung setujui, saya percaya dengan Sumatera Selatan,” kata Maruarar.

Persetujuan itu disampaikan setelah Menteri PKP mengapresiasi kinerja Gubernur Sumsel, kepala satuan kerja, dan kepala balai di jajaran Kementerian PKP di Sumsel dalam mempercepat penyerapan anggaran program perumahan dan kawasan permukiman.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pada 2026 Sumsel mendapatkan tambahan kuota program bantuan rumah sebanyak 13.000 unit dari pemerintah pusat melalui Kementerian PKP.

Menurutnya, realisasi program rumah bersubsidi di Sumsel saat ini telah mencapai hampir 94 persen. Capaian tersebut, kata Herman Deru, merupakan hasil kerja sama antara Kementerian PKP, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan para pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru mengusulkan agar kuota rumah subsidi kembali ditambah sebanyak 3.000 unit dari kuota sebelumnya sebanyak 1.036 unit.

“Kami mengusulkan kepada Bapak Menteri, untuk rumah subsidi kuota bisa ditambah 3.000 unit dari 1.036 unit sebelumnya,” ujar Herman Deru.

Herman Deru menilai program Kementerian PKP memiliki dampak langsung bagi masyarakat Sumatera Selatan. Terlebih, pemerintah telah melakukan penyederhanaan terhadap sejumlah aturan dan persyaratan untuk memperoleh bantuan perumahan.

Ia juga menginstruksikan jajaran pemerintah daerah agar segera merespons kebijakan dan regulasi baru dengan langkah konkret sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat lebih mudah mengakses program bantuan pemerintah.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan yang telah diberikan kepada kami, terutama bantuan atas program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman,” katanya.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait meminta Pemerintah Provinsi Sumsel bersama jajaran terkait untuk terus menyosialisasikan program pemerintah di bidang perumahan agar masyarakat dapat memiliki hunian yang layak.

Maruarar mengatakan masih terdapat masyarakat yang belum memiliki rumah, termasuk dari kalangan TNI/Polri, ASN, dan PPPK.

“Saya yakin, TNI/Polri, ASN, PPPK, masih ada yang belum memiliki rumah,” ujarnya.

Menurut Maruarar, keberhasilan program perumahan sangat membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, kepala satuan kerja, dan kepala balai Kementerian PKP. Komunikasi yang intensif dinilai penting agar program dapat diketahui dan dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan.

Selain membahas rumah subsidi, Herman Deru juga menyampaikan permohonan terkait program penataan kawasan permukiman di Kota Lubuklinggau yang dikenal dengan nama “Kampung Ceria”.

Herman Deru menjelaskan, program tersebut sebelumnya telah dipersiapkan dan persyaratannya telah dilengkapi, termasuk pemaparan program. Namun, Pemprov Sumsel memperoleh informasi bahwa program tersebut akan dialihkan ke provinsi lain.

Maruarar kemudian meminta penjelasan lebih lanjut karena mengaku belum mengetahui adanya program resmi dengan nama “Kampung Ceria”.

Setelah dijelaskan bahwa istilah tersebut merupakan nama program penataan kawasan permukiman di Lubuklinggau, pembahasan diarahkan untuk memastikan status dan tindak lanjut program tersebut.

“Saya minta Dirjen terkait memasukkan Sumatera Selatan mendapatkan program penataan kawasan tahun 2027,” kata Maruarar.

Dengan persetujuan tambahan kuota rumah subsidi dan permintaan pengusulan program penataan kawasan untuk 2027 tersebut, Pemprov Sumsel berharap dukungan pemerintah pusat terhadap kebutuhan perumahan dan permukiman masyarakat di Sumatera Selatan terus berlanjut.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts