Palembang, Sumselupdate.com – Sebuah video memperlihatkan seorang pria diduga preman yang sedang mabuk terlibat cekcok mulut dengan dua anggota Satlantas Polrestabes Palembang, bernama Brigadir Azhari dan Aipda Imam yang tengah melakukan pengaturan monitoring di simpang Jalan Residen H Najamuddin, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang.
Tak hanya cekcok mulut, video berdurasi 1,47 menit yang viral di media sosial Instagram Kota Palembang itu, memperlihatkan Brigadir Azhari, dianiaya oleh diduga preman inisial F, hingga Brigadir Azhari mengalami luka lebam dibagian pelipis mata sebelah kirinya.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenni Diarty, membenarkan adanya peristiwa yang dialami oleh anggotanya saat melakukan monitoring kendaraan besar atau truk yang melintas di jalan Residen H Najamuddin, saat jam beroperasinya belum mulai.
“Peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/11/2024) sore kemarin, menjelang waktu Magrib, anggota kita menghadapi seorang pemuda pengendara motor yang sedang melakukan pengawalan mobil truk membawa kontainer,” ucap AKBP Yenni saat diwawancarai wartawan pada Jumat (15/11/2024) siang.
Menurut AKBP Yenni, peristiwa itu berawal ketika anggotanya mengimbau mobil truk kontainer itu untuk putar balik arah, karena beroperasi belum pada waktunya.
“Ternyata pemotor di depan truk kontainer itu sedang mengawal, karena tidak terima mobil truk disuruh putar balik arah, pria itu pun marah-marah dan menganiaya salah satu anggota kami sebanyak dua kali di bagian muka,” jelas AKBP Yenni.
Meski sudah dipukul, diakui Yenni, anggotanya masih bersabar dan tidak membalas. “Beruntung anggota lain yakni Aipda Imam langsung melerai, sedangkan sopir truk dan pelaku F kabur,” ungkapnya.
Baca juga: Korban Penganiayaan di Gasing Laporkan Kapolsek Talang Kelapa ke Propam Polda Sumsel
Karena sudah melakukan penganiayaan terhadap anggotanya, masih kata AKBP Yenni, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Palembang, untuk mengamankan pelaku F, serta sopir truk, dan mobil truknya.
“Pelaku sudah kita amankan, pelaku yakni inisial F, sopir truk juga sudah kita amankan, hingga saat ini sedang diperiksa petugas Reskrim. Saat melakukan aksi penganiayaan, pelaku ini sedang pengaruh minuman keras, mabuk tuak,” pungkasnya.











