Anggota Komisi XI DPR Apresiasi BPJS Kesehatan Siapkan Posko Pelayanan Gratis di Pelabuhan Makassar

Penulis: - Senin, 8 April 2024
Anggota Komisi XI DPR RI Aliyah Mustika Ilham.

Jakarta, sumselupdate.com – Anggota Komisi XI DPR RI Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi  upaya BPJS Kesehatan yang menyiapkan posko pelayanan kesehatan gratis bagi  pemudik  Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah atau tahun 2024 di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Sulawesi Selatan.

“Kita dukung selama itu bermanfaat bagi masyarakat utamanya pemudik yang pulang kampung berlebaran,” ujar Aliyah saat sosialisasi program JKN-KIS kepada peserta BPJS Kesehatan di  Makassar, Sabtu (6/4/2024)

Bacaan Lainnya

Menurut, Aliyah,Komisi XI tetap akan mengevaluasi apabila dalam pelaksanaan program pelayanan kesehatan bagi pemudik terjadi kendala ataupun masalah pada musim mudik tahun ini, meskipun sejauh ini belum ada laporan soal kendala tersebut.

“Nanti kita  evaluasi dan kami ikut memantau perkembangan sejauh mana dan  keterlibatan pemerintah provinsi, kota dan kabupaten terkait pelayanan arus mudik  menyambut Idulfitri,” kata Politisi Fraksi Partai Demokrat ini.

Dikatakan, untuk pelayanan posko kesehatan gratis disiapkan BPJS Kesehatan terbagi di beberapa daerah seperti di Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Pelabuhan Merak, Banten, Rest Area Tol KM 88A Purwakarta, Rest Area Tol Ungaran KM 429A Jawa Tengah, Terminal Purabaya Sidoarjo, dan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.

Baca juga : Komisi V DPR Desak Angkasa Pura II Rampungkan Revitalisasi Terminal 1C Soetta

Posko pelayanan kesehatan gratis mudik lebaran tersebut dimulai 5-9 April 2024. Sedangkan untuk Mudik BPJS Kesehatan saat arus balik ditempatkan di Rest Area Banjaratma KM 260B Brebes pada 13-15 April 2024.

Selain arus mudik Lebaran, lanjut dia, dalam sosialisasi terkait JKN-KIS yang kini diberlakukan pemerintah untuk tahun 2024, sudah ada 50 persen kesiapan Rumah Sakit di Indonesia menangani pasien peserta BPJS Kesehatan.

“Kami berharap ada timbal balik dari pihak pelayanan kesehatan  mengakomodir masyarakat, khususnya pasien yang sudah memiliki Kartu BPJS Kesehatan aktif dan tidak merasakan atau tidak dianaktirikan  pihak pelayanan kesehatan tersebut,” jelasnya.

Dikatakan, pemerintah sudah mencanangkan bahkan mewajibkan semua warga negara menjadi bagian kepesertaan BPJS Kesehatan. Ini harus diperhatikan  pihak pemerintah sendiri, khususnya pelayanan kesehatan dan Kementerian Kesehatan.

Baca juga : Anggota Komisi V DPR RI: Rest Area Tol Jadi Buffer Zone Pelabuhan Merak Harus Representatif

“Masyarakat sudah mematuhi aturan tersebut dan menjadi kewajiban  peserta BPJS Kesehatan. Tetapi, kalau tidak  ditunjang dengan pelayanan kesehatan, tentu masyarakat akan merasa tersia-siakan karena mereka sudah memperhatikan kewajibannya dan bisa menuntut hak mereka,” tutur dia .

Di tempat yang sama, Asisten Manajer BPJS Kesehatan Cabang Makassar Muh Syahrul menambahkan, pihaknya terus melaksanakan sosialisasi tentang manfaat kepesertaan BPJS Kesehatan dalam program JKN-KIS sebagai bentuk perlindungan kesehatan.

“Kami juga menekankan kepada perusahaan agar memperhatikan pekerjanya  mendapatan jaminan kesehatan dengan mendaftarkannya. Hal ini sesuai diatur dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018,” katanya.

Sebelumnya, Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Andi Afdal meresmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar pada Jumat 5 Maret 2024. Dia menyebutkan, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai 96 persen atau hampir seluruh rakyat Indonesia sudah di lindungi jaminan kesehatan sehingga disadari mayoritas penumpang sudah terdaftar patut mendapat jaminan kesehatan.

“Makanya saat mudik seperti ini kita pantau kadang kala ada kelelahan sehingga kita siapkan Posko Mudik supaya mereka bisa istirahat sejenak melepas lelah serta bisa berkonsultasi dengan dokter yang kami siapkan dibantu juga dari Kantor Kesehatan Pelabuhan,” paparrnya. (duk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.