Anggota DPR RI Renny Astuti Tegas Tolak Penghapusan Status Honorer

Minggu, 15 Maret 2020
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra, Renny Astuti melakukan kunjungan ke Desa Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1, Kota Lubuklinggau) dalam agenda kunjungan kerja reses DPR RI masa persidangan II, Sabtu (14/3/2020).

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra, Renny Astuti melakukan kunjungan ke Desa Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1, Kota Lubuklinggau) dalam agenda kunjungan kerja reses DPR RI masa persidangan II, Sabtu (14/3/2020).

Dalam kunjunganya yang diikuti ratusan masyarakat Desa Temam, Renny Astuti banyak menerima masukan.

Bacaan Lainnya

Di antaranya disampaikan Ketua Karang Taruna setempat yang meminta agar adanya dorongan DPR RI, agar dapat menyuarakan kemajuan sektor pariwisata di Desa Temam.

“Desa kami ini dekat dengan lokasi wisata, yang paling populer saat ini adalah Air Terjum Temam. Nah kami meminta bantuan ibu Renny Astuti, agar dapat menyampaikan dan mendorong kemajuan dunia pariwisata. Kami butuh promosi agar dapat menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Tentunya ini kedepan ini dapat menjadi pendongkrak kemajuan masyarakat,” kata Ketua Karang Taruna Desa Temam.

“Kami ada dua program pariwisata yang berbasis masyarakat, banyak kearifan lokal yang belum terpublikasi seperti sedekah bumi,” tambahnya.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra, Renny Astuti berfoto bersama warga.

 

Selain itu, persoalan honorer, ASN atau P3K juga menjadi salah aduan masyarakat, agar dapat segera dituntaskan, terutama tenaga honor bidang pendidikan dan tenaga kesehatan.

Menanggapi keluhan warga, anggota Komisi II DPR RI, Renny Astuti mengatakan, persoalan yang disampaikan masyarakat merupakan aspirasi yang harus ditampungnya dan menjadi catatan dalam agenda rapat bersama Komisi II DPR RI.

Bahkan meski sejumlah keluhan masyarakat di luar mitra kerjanya, dirinya akan memyampaikan kepada anggota fraksi yang membidangi masalah masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih atas sambutan dan antusias masyarakat Desa Temam. Kehadiran saya hari ini dalam rangka menyerap masukan masyarakat sangat bermanfaat mendukung program kerja kami. Tadi disampaikan, bahwa masyarakat meminta agar dapat mendorong kemajuan sektor pariwisata untuk dipromosikan, tentu ini masukan yang baik. Meski ini bukan bidang kami, namun ini kewajiban saya untuk menyerap aspirasi yang disampaikan masyarakat, tidak menuntup kemungkin apa pun usul dapat disampaikan kepada kami, dapat dibuatkan surat resmi atau proposal agar dapat kamk titipkan di Fraksi kami, untuk menjadi program kerja mereka nantinya,” kata Renny Astuti.

Terkait keluhan honorer yang akan dihapuskan, lantang disampaikan Renny Astuti, bahwa Komisi II DPR RI menolak rencana tersebut.

Hal ini merupakan keberpihakan agar adanya keadilan terhadap tenaga honorer yang telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negera selama ini.

“Dari hasil kerja di panja ASN, bisa PNS atau P3K, kami menolak penghapusan honorer. Karena ini tidak dapat dihapuskan, teruma bidang pendidikan dan kesehatan. Kami merekomendasi jangan dihapuskan. Untuk PNS, kami memberi rekomendasi ujiannya tidak serumit sekarang. sedangkan untuk tenaga honorer agar pengangkatannya  dinilai dari kinerja mereka,” Tegas Perempuan darah basemah ini. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.