Aneh! Sungai Kelingi Mendadak Meluap, Puluhan Rumah Terendam Banjir

Sabtu, 17 Juni 2017
Arus Sungai Kelingi di Kota Lubuklinggau mendadak meluap hingga membuat puluhan rumah warga yang berada di pinggiran aliran sungai terendam banjir.

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Fenomena alam baru pertama kali terjadi kawasan Sungai Kelingi Kota Lubuklinggau. Sungai Kelingi yang selama ini tak pernah meluap, kali ini justru sebaliknya.

Tak pelak, puluhan rumah warga di RT 02 dan 03, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau terendam banjir.

Read More

Bahkan, dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat (16/6/2017) kemarin, dua rumah warga hampir terendam hingga atapnya.

Beberapa warga menuturkan, luapan air Sungai Kelingi mulai merendam beberapa rumah sekitar pukul 10.00.

Genangan air dalam dua jam berikutnya bertambah tinggi seiring derasnya debit arus sungai.

Sebagian besar rumah yang terendam berada di Daerah Aliran Sungai (DAS).

Nur Aini, Ketua RT 03 menuturkan, air Sungai Kelingi mendadak besar, sehingga ada warga yang tidak dapat lagi menyelamatkan barang-barangnya.

Di sisi lain, luapan air Sungai Kelingi menjadi tontotan warga Lubuklinggau dari atas jembatan dekat pertamina, persis berada dekat dengan Kampung Warna Warni yang membelah dua kecamatan yakni Lubuklinggau Ulu dan Ulak Surung.

Akibat banyaknya masyarakat yang menyaksikan peristiwa banjir bandang tersebut, arus lalu lintas di atas jembatan, menjadi macet.

Tak hanya itu, banjir bandang di aliran Sungai Kelingi menjadi tontonan masyarakat di bendungan Watervang, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

“Bencana banjir bandang termasuk langka terjadi. Sebab baru dua kali seingat saya terjadi, saat ini sama di tahun 1975,” kata H Muhamad Sohe, tokoh masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi jembatan saat ditemui tengah menyaksikan langsung banjir bandang dari atas jembatan kepada wartawan.

Menurutnya, banjir bandang yang terjadi pada 1975 lalu cukup parah. Sebab rumah warga di dua kelurahan yakni Lubuklinggau Ulu dan Ulak Surung terendam. Tak hanya itu, banjir di tahun tersebut juga nyaris memutuskan jembatan dekat pertamina.

Sementara itu, seorang warga yang melintas, Eko (35) mengatakan, derasnya arus air tersebut membuat masyarakat menjadi heran.

Karena selama ini kalaupun musim hujan arus air sungai tidak sederas ini.

Dan derasnya menjadi tontonan masyarakat. Bahkan ada yang mengabadikan derasnya arus sungai memakai kamera ponsel masing-masing.

“Dari pagi tadi sudah ramai dengan masyarakat maupun pengendara yang melihatnya. Karena di pagi tadi air lebih tinggi dari sekarang,” katanya. (and)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts