Pagaralam, Sumselupdate.com – Berangkat dari lingkungan dan budaya lokal yang membentuk identitas musikalnya, Andre Bekubang resmi memulai perjalanan musik profesional melalui sebuah showcase kolaboratif yang digelar di Kota Pagaralam.
Lebih dari sekadar pertunjukan musik, kegiatan ini menjadi ruang temu kreativitas pemuda, komunitas, dan desa wisata dalam satu panggung ekspresi yang mengangkat semangat lokal menuju ranah kreatif yang lebih luas.
Showcase perdana tersebut menjadi penanda langkah awal yang sarat makna bagi musisi muda asal Pagaralam ini.
Andre Bekubang tidak hanya menampilkan karya musik orisinal, tetapi juga menggagas kolaborasi lintas komunitas, mulai dari pelaku seni, visual, media, hingga event organizer, untuk bersama-sama merayakan identitas lokal dalam balutan kreatif.
Pentolan Bekubang, Andre Dinata S.Sn, mengatakan showcase ini lahir dari semangat kebersamaan dan keinginan untuk tumbuh bersama.
“Showcase ini adalah titik awal perjalanan saya di musik profesional. Namun lebih dari itu, ini adalah ruang bersama bagi kawan-kawan kreatif Pagaralam untuk saling mendukung dan bertumbuh,” ujarnya.
Andre menambahkan, karya yang lahir dari daerah memiliki karakter kuat dan layak diperkenalkan kepada publik yang lebih luas.
Kolaborasi semakin kuat dengan keterlibatan Desa Wisata Gunung Dempo yang turut menghadirkan nuansa lokal serta semangat pariwisata kreatif dalam konsep acara. Kehadiran desa wisata tersebut menjadi simbol bahwa seni dan pariwisata dapat berjalan beriringan dalam membangun citra daerah.
Ketua Desa Wisata Gunung Dempo, Wawan Alamsyah SH, menyambut positif kolaborasi ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan konsep pengembangan desa wisata berbasis budaya dan kreativitas.
“Kami melihat kegiatan ini bukan hanya tentang musik, tetapi juga bagaimana anak-anak muda Pagaralam membangun ruang kreatif yang mampu mengangkat potensi lokal,” ungkap Wawan.
Melalui sinergi lintas komunitas, showcase Andre Bekubang menjelma sebagai wadah ekspresi kolektif, tempat musik bertemu kreativitas visual, narasi media, serta semangat kolaborasi anak muda. Selain memperkenalkan karakter musikal Andre Bekubang, kegiatan ini juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi mampu melahirkan branding lokal yang autentik dan berdaya saing.
Andre berharap langkah awal ini dapat menjadi pemantik semangat generasi muda di Pagaralam untuk terus berkarya dan berkolaborasi.
“Kami ingin menginspirasi pemuda-pemudi Pagaralam agar bangga mengangkat potensi lokal ke panggung yang lebih luas,” tegasnya.
Untuk diketahui, personel Bekubang yang tampil dalam showcase tersebut terdiri dari Andre Dinata, Onok, Qiel (Jhonatan), dan Vakam. Showcase ini diharapkan menjadi pijakan awal Andre Bekubang menapaki dunia musik profesional sekaligus memperkuat ekosistem kreatif di Kota Pagaralam.
(**)











