Palembang, Sumselupdate.com – Seorang pemuda berinisial IV (20) nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah diduga merekam bagian bawah pakaian seorang perempuan menggunakan telepon seluler (HP).
Aksi tersebut terbongkar setelah korban berinisial K (18), yang merupakan penjual pempek, memergoki perbuatan IV saat berada di warungnya.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Mandi Api 1, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Saat kejadian, IV datang ke warung pempek milik korban dan memesan sejumlah makanan.
Ketika K sedang menyiapkan pesanan, IV diduga memanfaatkan situasi tersebut untuk merekam dari arah bawah pakaian yang dikenakan korban.
Namun, aksinya diketahui korban karena lampu kilat atau flash kamera HP IV menyala.
“Saya sedang menggoreng pempek pesanan dia. Tapi tiba-tiba dia merekam dari bawah dan ketahuan sama saya karena flash HP-nya menyala,” ujar K.
Mengetahui hal tersebut, korban langsung berteriak hingga mengundang perhatian warga sekitar. Kakak korban bersama sejumlah warga kemudian mengamankan IV.
Warga yang geram bahkan sempat nyaris melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pemuda tersebut sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Sukarami, Iptu Dedi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, polisi mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Benar adanya salah satu pelaku diduga melakukan aksi tak senonoh, merekam dari bawah pakaian korban. Pelaku kemudian diserahkan ke SPKT Polrestabes Palembang,” ungkap Iptu Dedi.
Dedi mengatakan, saat polisi tiba di lokasi, IV telah diamankan warga yang berkumpul karena merasa kesal atas perbuatannya.
“Setelah kita mendatangi TKP, warga ramai dan kesal melihat pelaku. Pelaku langsung kita amankan dan kita serahkan ke sini,” katanya.
IV kemudian dibawa ke SPKT Polrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Eko Denni Saputra, membenarkan pihaknya telah menerima penyerahan pemuda tersebut.
“Pelaku sudah kita terima dan sudah kita serahkan kembali ke bagian Reskrim guna proses lebih lanjut,” ujarnya.
Sementara itu, saat dibawa ke SPKT Polrestabes Palembang, IV mengaku perbuatannya dilakukan secara spontan.
“Saya tidak tahu kenapa, Pak. Waktu lihat korban, saya sepintas saja nekat melakukan itu,” ujar IV.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan pihak kepolisian untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
(**)











