Palembang, Sumselupdate.com – Orangtua mana yang bisa terima melihat anak kesayangannya pulang sekolah dengan wajah yang penuh dengan luka lebam dan lecet.
Inilah yang dirasakan oleh Herman (62), warga yang tinggal di seputaran kawasan plaju Palembang ini.
Di mana, dia mendapatkan anaknya BB (16) pulang sekolah dengan wajah yang lebam dan lecet setelah dikeroyok oleh enam orang yang tak lain oleh temannya sendiri Hariansyah Cs.
Tak terima dengan apa yang telah dialaminya, Herman selaku orangtua korban pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang bersama anaknya dan dengan ditemani teman anaknya yang melihat peristiwa tersebut. Minggu (13/8) siang.
Di hadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, Herman (pelapor –red) mengatakan, menurut keterangan dari anakanya, kalau kejadian yang dialaminya terjadi pada Sabtu (12/8) siang di Lorong Pegagan depan SMK YPT Plaju Palembang Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang sekitar pukul 13:00 WIB.
Saat itu, BB (korban) hendak pulang ke rumah setelah dari jam sekolah, namun di tengah perjalanan korban bertemu dengan Hariansyah Cs (terlapor).
Kemudian tanpa sebab terlapor pun langsung memukul korban dengan menggunakan tangan kosong membabi buta.
” Ya, saya terkejut Pak, melihat anak (BB) saya pulang dengan wajah seperti ini (lebam dan lecet) sambil menangis,” katanya saat memberikan kererangan kepada petugas.
Melihat hal tersebut, sambungnya. Dirinya pun langsung mempertanyakan perihal apa yang membuat anaknya sampai mengalami seperti ini.
Kemudian korban pun mengatakan kalau ia sudah dikeroyok oleh Hariansyah cs saat pulang sekolah.
“Saat itu anak saya pulang sekolah dengan berjalan kaki dengan temannya. Lalu korban pun langsung dihadang oleh enam orang, satu diantara enma pelaku yakni Hariasnyah,” ujarnya.
Pelapor pun tak terima dengan apa yang telah dialami oleh anaknya, dengan adanya laporan yang ia buat pelakunya pun dapat ditangkap. ” Saya tak terima, dan berharap petugas dapat menangkapnya,” harapnya.
Ditambahkan BB, kalau dirinya tidak mempunyai masalah dengan terlapor. Dan kenapa terlapor memukuli dirinya secara membabi buta dengan menggunakan tangan kosong.
“Tak ada masalah apa-apa Pak, dengan dia. Dan saya langsung dipukuli pakai tangan kosong dan teman-temannya ikut membantu mengeroyok saya,” ujarnya.
Sementara, Kasatreskrim Polresta Palembang,Kompol Yon Edi Winara mengatakan, kalah pihaknya telah menerima laporan dari korban.
“Laporannya sudah kita terima dan akan secepatnya akan ditindak lanjuti,” pungkasnya. (tra)











