Amankan Pilkada, Polres Musirawas Kerahkan 300 Personel

KUNKER-Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, melaksanakan kunjungan Kerja (kunker) ke Polres Musirawas (Mura), Sabtu (5/9/2020).

Laporan: Marwan Ashari

Muarabeliti, Sumselupdate.com-Sebanyak 300 personel kepolisian siap mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Musirawas (Mura) 9 Desember 2020. Selain itu, ada tambahan keamanan dari Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Bacaan Lainnya

Demikian disampaikan Kapolres Mura AKBP Efrannnedy saat Simulasi Sispamkota dalam rangka Operasi Mantap Praja Tahun 2020, Tactical Floor Game (TPG). Kegiatan itu dilakukan bersamaan dengan kunjunhan kerja (Kunker) Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri ke Polres Mura, Sabtu (5/9/2020).

Di hadapan Kapolda, Kapolres Mura AKBP Efrannnedy memaparkan gambaran situasi dan kondisi Polres Mura, di mana Polres Mura berbatasan dengan Polsek Muarabeliti dengan Polres Empatlawang, lalu Polsek BTS Ulu dengan Polres PALI, kemudian Polsek Lakitan dengan Polres Musi Banyuasin.

“Serta Polres Lubuklinggau, Kodim 0406 MLM, Brimob B Petanang Polda Sumsel, Polsek Terawas dan Polres Musi Rawas Utara (Muratara). Dan di Polres Mura ada sembilan Polsek, lima Koramil dan 14 kecamatan,” kata Efrannedy.

Kapolres menjelaskan, dalam persiapan Pilkada Mura telah membagi tiga rayon, di antaranya, rayon pertama Polsek Tugumulyo, Polsek Jayaloka, Polsek Muara Beliti. Rayon kedua, Polsek BTS Ulu, Polsek Muara Kelingi dan Koramil. Rayon ketiga, Polsek Purwodadi, Polsek Megang Sakti dan Polsek Terawas.

Dalam pengamanan Pillkada, pihaknya mempersiapkan dua pertiga kekuatan dengan jumlah personel lebih kurang 300 personel Polres Mura, Pol PP, Damkar lebih kurang 275 personel, satu kompi Brimob B Petanang Polda Sumsel, di mana satu peleton di Mapolres Mura, satu peleton di Polsek Muara Kelingi serta satu peleton di Polsek Terawas.

“Serta, BKO Polda Sumsel lebih kurang 250 personel, dan apabila konntijengsi (ketidakpastian-red) akan di-backup Polres Empatlawang dan Polres Banyuasin. Namun apabila berkelanjutkan bantuan Polres Lubuklinggau, Polres Muratara, Polres PALI, serta Kodim 0406 MLM. Dan apabila berkekanjutan mohon izin Jendral, BKO Polda Sumsel dan BKO Polda Bengkulu,” tutupnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, didampingi, Karo SDM Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra, Dir Lantas Kombes Pol Juni, Dir Bimas Kombes Pol Heru Tri Sasono beserta PJU Polda Sumsel.

Tactical Floor Game dipimpin Kapolres Mura AKBP Efrannedy, Wakapolres, Kompol Handoko Sanjaya, Kabag OPS Kompol Suparlan beserta personel Polres Mura.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri mengatakan, Simulasi Sispamkota besar sekali manfaatnya karena tidak menggunakan energi besar, hanya butuh konsentrasi dan pemahaman.

“Maka dari itu, kiranya harus benar-benar diikuti dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya bisa dipraktekkan,” kata Kapolda Sumsel.

Kapolda menjelaskan, kepada Kapolres bersama jajaran, kiranya simulasi TFG dijadwalkan dan nanti Tim Polda Sumsel dapat hadir sehingga bisa saling berkoordinasi dan memahami dari simulasi TFG.

Kemudian, untuk kondisi penambahan personel silakan koordinasi dengan Polres terdekat serta Kodim. Namun kembali lagi bersama-sama berdoa tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Selain itu, jangan lupa dan menyampingkan objek vital seperti di Lapas, KPU, Polres, Brimob, Kodim, takut terjadi hal yang tidak di inginkan,” jelas kapolda.

Orang nomor satu di Polda Sumsel menambahkan, bentuk tim negosiator dari Polwan kalau belum dibentuk. Dia juga meminta untuk mengecek
alat kendaraan personel, PLN, tenaga kesehatan, hingga nama sopir kendaraan, nomer handphone, siapa dia, memang hal yang sepele namun sangat penting.

“Serta, sistem ini bisa diterapkan, agar terwujudnya Pilkada Aman, Damai dan Sejuk,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.