Palembang, Sumselupdate.com — AIESEC di Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar Musi Master Class di Aula FKIP Unsri KM 5,5, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan diri sekaligus membuka wawasan mahasiswa terkait peluang internasional melalui tema “Going Abroad”.
Outreach Team Leader AIESEC in Unsri, Neville Marcello, menjelaskan bahwa Musi Master Class merupakan program internal yang difokuskan pada pemberdayaan anggota melalui edukasi dari pembicara berpengalaman.
“Ini merupakan kegiatan persiapan bagi anggota AIESEC agar memiliki pola pikir yang lebih terbuka terhadap masa depan, termasuk peluang untuk berkiprah di luar negeri,” ujarnya.
Pada pelaksanaan perdana tahun ini, tema ‘Going Abroad’ diangkat dengan menghadirkan pembicara dari AIESEC in Malaysia.
Mereka membagikan pengalaman terkait budaya, destinasi, hingga kehidupan di Malaysia. Materi tersebut dinilai mampu memperluas perspektif peserta terhadap kehidupan di luar negeri.
Neville menambahkan, pengalaman internasional bukan hal baru bagi mahasiswa Unsri. Sejumlah mahasiswa asal Sumatera Selatan telah mengikuti program ke luar negeri, seperti ke Polandia dan Thailand, untuk menjalankan misi pengajaran selama 4 hingga 6 minggu bagi anak-anak usia sekolah dasar.
“Program ini terbuka untuk seluruh mahasiswa di Sumatera Selatan. Siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Berbagai pertanyaan muncul, khususnya terkait pengalaman lintas budaya dan tantangan selama mengikuti program internasional.
Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga mendorong peserta untuk berani keluar dari zona nyaman.
Local Head of Talent Management AIESEC in Unsri, Farisa Faizah Sumantri, menambahkan bahwa Musi Master Class tidak hanya membahas program pertukaran pelajar, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis.
“Materi yang diberikan mencakup peningkatan kapasitas diri, pengelolaan keuangan, hingga kesiapan mental sebelum berangkat ke luar negeri,” jelasnya.
Selain pembicara internasional, kegiatan ini juga menghadirkan Putri Nida Fariha yang pernah menjadi relawan di Thailand serta menjabat sebagai Ketua AIESEC Unsri periode 2021/2022. Ia membagikan pengalaman langsung terkait tantangan dan manfaat mengikuti program global.
Ke depan, AIESEC in Unsri terus mendorong partisipasi mahasiswa dalam program internasional. Pada Juni 2026 mendatang,
Ketua Umum AIESEC in Unsri, Safa Khairana, dijadwalkan mengikuti program Global Classroom di India untuk mengajar anak-anak.
Selain itu, seorang alumni juga akan berpartisipasi dalam program ‘On the Map’ di Vietnam yang berfokus pada promosi destinasi wisata.
Melalui kegiatan ini, AIESEC in Unsri berharap dapat memperkuat pemahaman lintas budaya sekaligus mencetak generasi muda yang siap bersaing di tingkat global.
(**)











