Kanwil Kemenkum Babel Laksanakan Kunjungan Wisata Tematik Desa Berbasis Kekayaan Intelektual di Desa Namang

Writer: - Senin, 3 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Babel bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melaksanakan kegiatan koordinasi dan monitoring potensi Kekayaan Intelektual (KI) di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, pada Minggu, (2/8/2026). (Sumselupdate.com/Istimewa)

Bangka Tengah, Sumselupdate.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melaksanakan kegiatan koordinasi dan monitoring potensi Kekayaan Intelektual (KI) di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, pada Minggu, (2/8/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan potensi Kekayaan Intelektual yang dimiliki daerah sebagai instrumen peningkatan nilai ekonomi masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah di saung pertemuan wisata sawah Desa Namang. Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah isu strategis terkait pemetaan dan optimalisasi potensi Kekayaan Intelektual di wilayah Bangka Tengah, khususnya yang berkembang di Desa Namang sebagai salah satu kawasan yang memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya yang khas.

Read More

Pada kesempatan tersebut, turut dibahas perkembangan pelindungan Kekayaan Intelektual yang telah dicapai oleh Desa Namang. Komoditas Madu Pelawan diketahui telah memperoleh sertifikat Indikasi Geografis (IG) sebagai bentuk pengakuan dan pelindungan hukum atas keunikan produk tersebut.

Sementara itu, komoditas Kulat Pelawan saat ini tengah dipersiapkan untuk memasuki tahapan pemeriksaan substantif dalam proses pengusulan Indikasi Geografis.

Baca juga: Semarak Hari Pengayoman Ke-81, Kanwil Kemenkum Babel Gelar Turnamen Badminton Antarpegawai

Dialog interaktif kemudian dilanjutkan bersama berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bangka Tengah. Dalam diskusi tersebut, seluruh pihak menyatakan komitmen untuk terus mempertahankan dan mengembangkan Desa Namang sebagai Desa Berbasis Kekayaan Intelektual yang mampu menjadi contoh pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan monitoring terhadap produk Indikasi Geografis Madu Pelawan yang telah terdaftar, sekaligus pemetaan lanjutan terhadap potensi Indikasi Geografis Kulat Pelawan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan produk unggulan daerah serta memperkuat upaya pelindungan terhadap potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.

Kepala Kantor Wilayah bersama jajaran didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Bangka Tengah dan Kepala Desa Namang juga melakukan peninjauan langsung ke kawasan Hutan Pelawan. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi habitat alami Madu Pelawan dan Kulat Pelawan sebagai produk unggulan daerah yang memiliki keterkaitan erat dengan karakteristik geografis wilayah setempat.

Baca juga: Mulai 1 Agustus 2026, Pencatatan Hak Cipta Lagu di DJKI Gratis, Kemenkum Babel Sambut Positif

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyampaikan bahwa Desa Namang merupakan contoh nyata bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan melalui pendekatan Kekayaan Intelektual yang terintegrasi.

“Madu Pelawan yang telah memperoleh sertifikat Indikasi Geografis menunjukkan bahwa pelindungan Kekayaan Intelektual mampu memberikan nilai tambah bagi produk daerah. Ke depan, kami akan terus mendukung pengembangan potensi lainnya, termasuk Kulat Pelawan, agar memperoleh pelindungan yang sama sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” ujar Johan Manurung.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Kaswo, menambahkan bahwa pengembangan Desa Berbasis Kekayaan Intelektual merupakan langkah strategis dalam mengintegrasikan pelindungan hukum dengan pembangunan ekonomi daerah.

“Kekayaan Intelektual tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pelindungan hukum, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan daya saing produk lokal, mendorong ekonomi kreatif, dan memperkuat identitas daerah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan Kanwil Kemenkum perlu terus diperkuat,” ungkap Kaswo.

Melalui kegiatan ini diharapkan kolaborasi antara Kanwil Kemenkum Babel dan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah semakin erat dalam mendorong pelindungan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual.

Selain menjaga keberlanjutan potensi lokal, upaya tersebut juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta pengembangan sektor pariwisata berbasis kekhasan daerah secara berkelanjutan. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts