Trump Ancam Tarif Tinggi Eropa, Gegara Rencana UE Gandeng Kanada

Writer: - Jumat, 18 September 2026
Foto yang diabadikan pada 28 Agustus 2026 ini menunjukkan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Li Rui)

Washington, Sumselupdate.com — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tinggi hingga menghentikan hubungan perdagangan dengan Uni Eropa (UE) jika rencana mempererat hubungan UE dengan Kanada dinilai sebagai tindakan bermusuhan.

Ancaman tersebut disampaikan Trump kepada wartawan pada Rabu (16/9), ketika ditanya mengenai usulan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen untuk menjadikan Kanada sebagai anggota asosiasi pertama UE.

Read More

“Menurut saya, usulan itu menggelikan,” ujar Trump.

Trump mengatakan, Amerika Serikat dapat mengambil langkah perdagangan terhadap Eropa apabila rencana tersebut dianggap memiliki tujuan yang tidak baik.

“Jika mereka benar-benar melakukannya, dan jika saya menganggapnya sebagai tindakan yang bermusuhan, saya akan menerapkan tarif yang sangat berat atau menghentikan perdagangan dengan Eropa untuk berbagai komoditas,” katanya.

Trump menambahkan, respons AS akan bergantung pada tujuan dari kebijakan yang ditempuh UE.

“Jika niatnya baik, itu tidak masalah. Jika niatnya buruk, kami akan mengenakan tarif yang sangat tinggi terhadap Eropa, dan itu merupakan suatu kemungkinan,” ujar Trump.

Sebelumnya, von der Leyen dalam pidato tahunan mengenai kondisi UE di hadapan Parlemen Eropa di Strasbourg, Rabu, menyampaikan rencana untuk meningkatkan hubungan strategis antara UE dan Kanada.

Hubungan tersebut selama ini antara lain bertumpu pada Perjanjian Ekonomi dan Perdagangan Komprehensif (CETA). Ke depan, von der Leyen mengusulkan hubungan yang lebih luas melalui konsep “Aliansi untuk Masa Depan”.

Kerja sama itu mencakup sejumlah sektor, antara lain manufaktur, teknologi, pertahanan, kawasan Arktik, energi, mineral penting, serta kecerdasan buatan (AI).

“Saya ingin bekerja sama dengan Anda untuk membuka jalan bagi Kanada agar menjadi anggota asosiasi pertama UE,” kata von der Leyen kepada Perdana Menteri Kanada Mark Carney, yang hadir dalam penyampaian pidato tersebut.

Von der Leyen mengatakan dirinya ingin membawa hubungan antara Uni Eropa dan Kanada ke tingkat yang setinggi mungkin.

Rencana tersebut menunjukkan upaya UE untuk memperluas kerja sama dengan Kanada di berbagai sektor strategis, sementara respons Trump memperlihatkan bahwa kebijakan perdagangan dengan Eropa tetap menjadi isu yang sensitif dalam hubungan transatlantik.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts