Ada Peran Ketua Bawaslu Ogan Ilir, Titis: Mereka Seakan-akan Tidak Terlibat Dalam Pusaran Kasus Ini

Kamis, 30 Maret 2023
Titis Rachmawati SH MH tim penasehat hukum terdakwa Romi

Palembang, Sumselupdate.com – Tiga terdakwa Aceng Sudrajat dan Herman Fikri sebagai Koordinator Sekretariat Bawaslu Ogan Ilir, serta Romi sebagai honorer operator keuangan Bawaslu Ogan Ilir.

Ketiga terdakwa terjerat kasus dugaan orupsi dana hibah kegiatan Bawaslu Ogan Ilir tahun 2019-2020 yang bersumber dari APBD Ogan Ilir dengan nilai dana hibah yang disetujui sebesar Rp19,3 miliar.

Bacaan Lainnya

Dalam sidang Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ogan Ilir, menghadirkan langsung ketua Bawaslu Ogan Ilir Dermawan Iskandar, dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Hakim Misrianti SH MH, saksi Darmawan, membantah kalau dirinya disebut turut serta menerima sejumlah aliran dana hibah tersebut.

Darmawan Iskandar juga mengatakan banyak lupa dan tidak tahu saat dicecar berbagai pertanyaan oleh majelis hakim, penuntut umum maupun tim penasehat hukum masing-masing terdakwa.

Hal itu terungkap, saat Titis Rachmawati SH MH tim penasehat hukum terdakwa Romi, mencecar saksi Darmawan Iskandar terkait berita acara pemeriksaan bahwa yang bersangkutan diduga turut serta menerima sejumlah uang dari dana hibah Bawaslu Ogan Ilir.

Selain Darmawan Iskandar, penasehat hukum Romi juga menguraikan sejumlah nama yang ikut serta menerima aliran dana tersebut.

Seusai sidang Titis Rachmawati kuasa hukum Romi mengatakan, Ketua Bawaslu tidak terlibat dalam kasus dana hibah hanya terjadi di Ogan Ilir.

“Menurut kami ini baru terjadi di Ogan Ilir, karena seharusnya dari penandatanganan NPHD, pencairan anggaran dan penggunaannya ada peran Ketua Bawaslu dan komisioner. Tetapi mereka seakan-akan tidak terlibat dalam pusaran kasus ini,” ujar Titis.

Dijelaskannya, pasal 2 dan pasal 3 adalah kewenangan yang memperkaya diri sendiri atau orang lain itu di pasal 2. Dipasal 3, menyalahgunakan kewenangan.

“Nah terkait pasal tersebut, klien kami Romi ini kewenangannya apa? Tadikan keterangan Ketua Bawaslu sudah dibantah semua oleh Romi saat dimintai tanggapannya oleh majelis hakim. Ini sudah terlihat dengan kasat mata, siapa yang mengajukan dana hibah, siapa yang bertanggung jawab atas penggunaan anggaranya seperti yang disebut saksi dari Kesbangpol dan BPKAD tadi, itu perannya ada di Ketua Bawaslu dan Komisioner,” tegas Titis.

Terpisah Kajari Ogan Ilir Nur Surya SH MH, mengatakan terkait sejumlah nama-nama yang disebut turut menerima aliran dana hibah pihaknya belum bisa memastikan.

“Bicara soal benar atau tidak, nanti akan kita lihat fakta-fakta yang terungkap dipersidangan. Nanti kita dalami keterangan saksi-saksi dan ahli yang kita hadirkan termasuk keterangan para terdakwa sendiri,” tutupnya.(Ron)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.