Kapolres: Tak Ada Lagi Penjualan Tiket Timnas Vs Thailand, Waspadai Tiket Palsu

Rabu, 14 Desember 2016

Jakarta, Sumselupdate.com – Kapolres Bogor Kabupaten, AKBP Andi Mohammad Dicky mengatakan tidak ada penjualan tiket final Piala AFF Timnas Indonesia vs Thailand di Stadion Pakasari pada final AFF, Rabu (14/12).

Maka dari itu, dia meminta masyarakat untu tidak memaksakan diri datang ke stadion bila tidak memiliki tiket resmi.

Read More

“Masyarakat yang tidak punya tiket diharapkan nonton saja di rumah. Tidak perlu datang ke stadion karena tidak ada penjualan tiket langsung di stadion,” kata Dicky seperti dikutip antara.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penjualan tiket palsu laga seperti yang pernah terjadi pada semifinal AFF pada 4 Desember lalu.

Menurutnya, banyak penonton yang kecewa karena tiket yang digunakan bukan tiket resmi, sehingga tidak dapat masuk menyaksikan pertandingan. “Jadi tidak ada yang beli dari stadion, jika ada yang menawarkan bisa jadi tiket palsu,” kata Dicky.

Penjualan tiket sendiri sudah serempak dilakukan sejak 12 Desember melalui online. Sedangkan penjualan langsung dilakukan serentak di Jakarta dan depan Stadion Pakansari. Penjualan langsung sebanyak 15.000 tiket langsung ludes dalam hitungan jam.

“Sekali lagi kami imbau, hati-hati tiket palsu. Kalau ada yang jual di stadion kemungkinan itu calon,” kata Dicky.

Dia juga menegaskan, penonton yang akan masuk adalah yang memiliki tiket resmi. Sebelum masuk, tiket akan discan, dan disobek, agar tidak ada yang menggunakannya kembali.

“Pintu gerbang akan dibuka lebih awal setelah shalat Ashar, sekitar jam 15.30. Agar tidak membludak, jadi penonton kita persilahkan masuk lebih awal,” katanya.

Sejak Senin (12/12) malam, Markas Kodim 062/Kabupaten Bogor di Jl Tegar Beriman sudah didatangi para pendukung Tim Nasional. Mereka rela mengantri untuk mendapatkan tiket masuk final AFF antara Indonesia melawan Thailand.

Para pendukung ini tidak hanya datang dari wilayah Bogor maupun Jabodetabek. Bahkan dari luar Jawa seperti Makassar, ada juga dari Kudus, Jawa Timur, dan Sumedang. Mereka rela tidur di jalan sampai jadwal pembelian tiket dibuka pagi harinya.

Selasa pagi pukul 8.00, antrian pembelian tiket membludak, hingga memadati ruas jalan depan Makodim 062 dan Polres Bogor. Sementara itu, tiket sudah ludes terjual dalam waktu dua jam.

Diduga karena kelelahan beberapa dari warga yang mengantri untuk membeli tiket jatuh pingsan. Beruntung, anggota TNI yang berjaga-jaga di lokasi membantu mereka untuk memulihkan lagi tenaganya. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts