Pengunjung Kampung Baru Tewas Ditusuk di Dada & Lengan

Senin, 12 Desember 2016
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara.

Palembang, Sumselupdate.com -Akibat mengalami luka tusuk di dada dan lengan, Dermansyah (21) tewas saat mengunjungi Eks Lokalisasi Teratai Putih (Kampung Baru-red) di Jalan Teratai,  Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (12/12/2016) dinihari.

Warga Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang ini telah menjadi korban penganiayaan yang dilakukan orang tak dikenal ketika sedang berada di Diskotik Golden Star, yang berada di dalam komplek eks lokalisasi tersebut.

Read More

Dengan adanya kejadian ini, terhitung sejak 7 November lalu telah terjadi sebanyak tiga kali aksi penganiayaan di Eks Lokalisasi Teratai Putih Palembang dan diketahui dari kejadian tersebut, dua korbannya meninggal dunia, sedangkan satu lainnya mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Achmad Akbar didampingi Kanit Reskrim Ipda Marwan menjelaska  terkait kejadian kali ini pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kita juga telah memeriksa beberapa saksi dan saat ini pelaku yang identitasnya sudah kita ketahui masih dalam pengejaran,” katanya saat melakukan olah TKP.

Dengan kembali terjadinya peristiwa seperti ini, pihaknya akan mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara Diskotik Golden Star. “Penutupan kita lakukan karena diketahui dalam kurun waktu dua bulan telah lebih dari dua kejadian di sini,” tandasnya.

Selain itu, dikatakannya, penutupan dilakukan juga karena pihak pengelola dari Diskotik Golden Star tidak menunjukkan sikap kooperatif dalam pemeriksaan, bahkan dinilai cenderung menutup-nutupi, seperti menghilangkan bekas kejahatan dan barang bukti.

“Seperti darah-darah bekas kejadian kali ini malah dihilangkan dengan disiram dan ini mengganggu proses olah TKP,” katanya.

Saat disinggung berapa lama kira-kira penutupan ini akan dilakukan, Kapolsek menuturkan pihaknya belum bisa memastikannya. “Bila kita masih perlu untuk kepentingan olah TKP, maka masih akan terus dilakukan. Kita juga akan meninjau lagi perizinannya,” tuturnya.

Dikatakannya, kejadian kali ini juga karena konflik antar pengunjung Diskotik yang diduga bersumber dari minum-minuman keras ataupun narkoba. “Ada yang kejadiannya di dalam diskotik dan ada juga di luar, tapi sumbernya dari dalam diskotik ini,” katanya. (ery)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts