Palembang, Sumselupdate.com — Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sumatera Selatan (Sumsel), Kemas Khoirul Mukhlis mendatangi Mapolrestabes Palembang, pada Selasa (9/6/2026) sore.
Kedatangannya untuk membesuk sopir truk korban penganiayaan sekaligus tersangka dugaan Penggelapan mobil bernama Irza (23) oleh pengusaha Junaidi alias Ajun yang ditahan di Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang.
Pertemuan Mukhlis dengan Irza dilakukan diruang Unit Pidum berlangsung singkat.
Ketika ditemui wartawan, Kemas Khoirul Mukhlis mengatakan kedatangannya tersebut untuk melihat kondisi Irza dimana telah menjadi korban pemukulan.
“Kita ingin jangan sampai muncul isu Sara, kita tidak ingin situasi ini menjadi terbawa persoalan-persoalan yang menyangkut Sara,” tegasnya.
Jika persoalan ini masalah kriminal, Mukhlis mengatakan tentunya sudah tepat jalurnya di Kepolisian untuk menyelesaikan itu. “Apapun itu bentuknya tentu kita akan menghormati. Apalagi Irza sendiri bukan asli warga Sumsel, sehingga kita tidak ingin citra buruk sumsel sampai keluar. Kita sudah koordinasi dengan pihak Unit Pidum dan Alhamdulillah difasilitasi di ruang Unit Pidum,” terangnya.
Lebih jauh Mukhlis menyatakan bahwa, diharapkan masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu yang tidak pada tempatnya, serahkan persoalan kepada pihak yang berwajib.
Baca juga : Klarifikasi Aksi Penganiayaan yang Viral, Ungkap Pria yang Dipukul Rupanya Pelaku Penggelapan Mobil
“Kita berkomitmen Sumsel ini provinsi zero konflik, sehingga harus tetap kita pertahankan apapun kondisinya. Pemprov Sumsel meminta pertimbangan agar supaya Irza ini bisa diberikan hukuman ringan atau dibebaskan. Apalagi Irza sendiri merupakan Tulang Punggung keluarga dan mencari nafkah untuk keluarganya,” tutup Mukhlis. (**)











