TKD Palembang Dipotong Rp485 Miliar, Ratu Dewa Berharap Menkeu Baru Beri Tambahan Dana

Writer: - Kamis, 17 September 2026
Wali Kota Palembang Ratu Dewa berharap pemerintah pusat memberikan dukungan fiskal lebih besar kepada daerah menyusul pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) yang berdampak terhadap ruang fiskal Pemkot Palembang. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Pemerintah Kota Palembang berharap pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara membawa kebijakan yang lebih mendukung kondisi fiskal daerah, khususnya terkait pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) yang mencapai Rp485 miliar.

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 14 September 2026.

Read More

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, besarnya pengurangan TKD menjadi perhatian Pemkot Palembang karena berdampak terhadap ruang fiskal daerah untuk membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita berharap ada angin segar untuk TKD, bagaimana caranya agar pemotongan TKD tidak sebesar itu,” kata Dewa.

Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan dukungan pemerintah pusat melalui kebijakan transfer yang dapat memberikan ruang fiskal lebih luas bagi daerah.

Dewa berharap pada 2027 mendatang Kota Palembang mendapatkan tambahan dana transfer sehingga kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat lebih besar.

“Tentunya besar harapan kita pada tahun 2027 nanti ada tambahan dana transfer untuk Kota Palembang yang bisa menambah ruang fiskal bagi pendanaan pembangunan,” ujarnya.

Ia mengatakan, salah satu harapan Pemkot Palembang kepada Kementerian Keuangan adalah adanya dukungan dan tambahan dana transfer yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.

“Pertama-tama tentunya kepada Menteri Keuangan yang baru, selamat menjalankan tugas. Diharapkan daerah bisa mendapatkan dukungan ekonomi fiskal,” katanya.

Pemkot Palembang, lanjut Dewa, masih memantau perkembangan pembahasan Rancangan APBN (RAPBN) 2027 yang tengah berlangsung di pemerintah pusat.

Menurutnya, dukungan anggaran dari pemerintah pusat masih dibutuhkan untuk menjaga kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan sekaligus mempertahankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah keterbatasan ruang fiskal tersebut, Pemkot Palembang juga berupaya meningkatkan kemampuan keuangan daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita terus berupaya mengoptimalkan target dan capaian PAD, di mana target 2026 ini sebesar Rp1,9 triliun,” ujar Dewa.

Upaya meningkatkan PAD tersebut menjadi salah satu langkah Pemkot Palembang untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah di tengah adanya penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts