Makassar, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat strategi percepatan pengentasan kemiskinan melalui kolaborasi antardaerah. Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, di Kantor Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah koordinasi Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam menyusun kebijakan pengentasan kemiskinan tahun 2026.
Selain membahas berbagai strategi penanggulangan kemiskinan, kedua kepala daerah juga bertukar pengalaman mengenai peningkatan investasi, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga pengembangan program hilirisasi yang telah diterapkan Pemerintah Kota Makassar.
Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, mengatakan kunjungan tersebut merupakan kesempatan berharga untuk mempelajari praktik-praktik terbaik yang telah membawa Kota Makassar mencatat berbagai kemajuan di sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami datang untuk belajar dan berbagi pengalaman. Kota Makassar memiliki banyak inovasi yang berhasil mendorong pengentasan kemiskinan, meningkatkan investasi, mengoptimalkan PAD, serta memperkuat hilirisasi. Hal-hal positif ini menjadi referensi bagi Banyuasin dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Netta.
Menurutnya, kolaborasi antarpemerintah daerah menjadi salah satu kunci mempercepat pembangunan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang membutuhkan inovasi dan sinergi lintas wilayah.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Ia menilai forum diskusi seperti ini menjadi wadah penting untuk saling bertukar gagasan dan memperkuat kerja sama dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran Ibu Wakil Bupati Banyuasin. Semoga pertemuan ini menjadi awal dari sinergi yang lebih erat antara Kota Makassar dan Kabupaten Banyuasin dalam menghadirkan program-program pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Aliyah Mustika Ilham.
Audiensi tersebut diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi dan inovasi yang dapat diadaptasi Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, memperkuat iklim investasi, meningkatkan pendapatan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (**)











