Kebakaran Kebun Karet Warga Kaliberau Muba Dikendalikan, PT BPP Kerahkan 35 Personel Gabungan

Writer: - Rabu, 16 September 2026
Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Bumi Persada Permai (PT BPP) mengikuti apel sebelum melakukan penanganan kebakaran di kebun karet milik warga Desa Kaliberau, Kecamatan Mendis, Kabupaten Musi Banyuasin. (Foto: Sumselupdate.com/Istimewa)

Sekayu, Sumselupdate.com – Kebakaran melanda kebun karet milik warga di Desa Kaliberau, Kecamatan Mendis, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Kebakaran yang berada sekitar 1,4 kilometer dari batas konsesi tersebut berhasil dikendalikan setelah PT Bumi Persada Permai (PT BPP) bersama masyarakat, Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA) dan TNI melakukan penanganan di lapangan.

Read More

Informasi mengenai kebakaran pertama kali disampaikan masyarakat kepada tim PT BPP. Menindaklanjuti laporan tersebut, perusahaan segera berkoordinasi dengan unsur terkait dan menurunkan personel untuk membantu proses pemadaman.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare.

Sebanyak 35 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan tersebut. Mereka terdiri dari Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT BPP, Tim Reaksi Cepat (TRC) PT BPP, karyawan PT BPP, anggota KMPA, serta personel TNI.

Kolaborasi tim di lapangan berhasil mengendalikan api sehingga tidak meluas ke area di sekitarnya. Setelah pemadaman, petugas juga melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi lokasi tetap aman sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Fire Marshal PT BPP, Ardi Sepriyanto, mengatakan keterlibatan masyarakat dan berbagai unsur menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap kejadian kebakaran.

“Informasi dari masyarakat memungkinkan tim bersama unsur terkait merespons kejadian dengan cepat. Kolaborasi seperti ini sangat penting karena upaya pencegahan dan penanganan karhutla membutuhkan kepedulian serta keterlibatan semua pihak,” ujar Ardi, Rabu (16/9/2026).

Ia mengapresiasi masyarakat, KMPA, TNI dan seluruh personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik diperlukan agar setiap indikasi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti sebelum berpotensi meluas.

“Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting agar setiap indikasi kebakaran dapat segera ditangani sebelum berkembang lebih luas. Karena itu, kewaspadaan dan partisipasi masyarakat juga sangat membantu upaya pencegahan maupun penanganan karhutla,” katanya.

PT BPP juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada periode dengan risiko kebakaran yang meningkat. Masyarakat diminta segera menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi titik api di lingkungan sekitar.

Perusahaan menyatakan akan terus memperkuat koordinasi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayah operasional.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts