Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Buenos Aires Rusuh: 15 Ditangkap, Polisi Terluka

Writer: - Selasa, 21 Juli 2026
Kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 dari Spanyol memicu kerusuhan di pusat Buenos Aires. [@malik_zain_the_realtor]

Buenos Aires, Sumselupdate.com – Kekalahan Timnas Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 memicu kerusuhan di pusat Kota Buenos Aires, Minggu (19/7/2026) malam waktu setempat. Bentrokan antara massa dan aparat kepolisian menyebabkan sejumlah orang terluka serta sedikitnya 15 orang ditangkap.

Kerusuhan terjadi di kawasan Obelisco, salah satu titik berkumpul warga di ibu kota Argentina. Berdasarkan laporan media setempat, situasi mulai memanas sekitar pukul 23.45 waktu setempat.

Read More

Sejumlah orang dilaporkan menerobos pagar pembatas sebelum melemparkan botol kaca dan berbagai benda lainnya ke arah petugas kepolisian. Aparat kemudian berupaya membubarkan massa untuk mengendalikan situasi.

Bentrokan pun tidak dapat dihindari. Massa membalas dengan melempari polisi menggunakan batu dan botol sehingga kondisi di sekitar lokasi semakin tidak terkendali. Untuk mengantisipasi meluasnya kerusuhan, polisi menutup sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Obelisco.

Mengutip laporan El Mundo, sedikitnya 15 orang diamankan dalam insiden tersebut. Tujuh anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka akibat bentrokan dengan massa.

Sementara itu, media La Estrella de Panamá melaporkan seorang pria mengalami cedera serius setelah terjatuh dari ketinggian sekitar empat meter di tengah kerumunan.

Selain korban luka akibat bentrokan, sejumlah orang juga dilaporkan mengalami trauma, luka akibat lemparan benda, serangan panik, serta gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Di tengah situasi tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat henti jantung saat pertandingan berlangsung. Namun, belum ada keterangan resmi yang menyatakan kedua kematian tersebut berkaitan langsung dengan kerusuhan.

Kericuhan terjadi hanya beberapa jam setelah Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada partai final Piala Dunia 2026. Gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan Tim Tango gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Meski gagal membawa pulang trofi, Pemerintah Argentina tetap memberikan apresiasi kepada tim nasional. Presiden Javier Milei mengumumkan rencana menetapkan hari libur saat skuad Argentina tiba kembali di tanah air sebagai bentuk penghormatan atas keberhasilan mereka mencapai partai final.

Pemerintah menilai perjuangan tim nasional hingga menembus final Piala Dunia 2026 tetap menjadi pencapaian yang patut diapresiasi, meski harus mengakhiri turnamen sebagai runner-up.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts