Ribuan Massa Demo Hari Ini di Jakarta, 4.263 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Monas hingga DPR

Writer: - Jumat, 19 Juni 2026
Ilustrasi-Petugas saat mengawal aksi unjuk rasa di Kawasan Monas Jakarta, Senin (20/10/2025). ANTARA/Khaerul Izan

Jakarta, Sumselupdate.com – Sebanyak 4.263 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di lima titik strategis wilayah Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

Personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek yang akan disiagakan untuk mengawal jalannya demonstrasi dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa.

Read More

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan ribuan personel telah dipersiapkan guna memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman dan tertib.

“Pelayanan aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat sebanyak 4.263 personel gabungan,” ujar Erlyn dalam keterangannya, Jumat.

Berdasarkan jadwal yang diterima kepolisian, aksi pertama akan digelar oleh Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, mulai pukul 09.00 WIB.

Selanjutnya, massa dari Kepresma Universitas Trisakti dijadwalkan menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI pada pukul 10.00 WIB.

Pada pukul 11.00 WIB, Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia akan menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

Sementara itu, Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara direncanakan menggelar demonstrasi di dua lokasi berbeda, yakni Tugu Tani dan Kantor Kementerian Keuangan RI. Kedua aksi tersebut dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB.

Dengan padatnya agenda demonstrasi di sejumlah titik utama ibu kota, kepolisian mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan pendapat secara tertib dan damai sesuai ketentuan yang berlaku.

Erlyn menegaskan seluruh personel pengamanan telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis selama mengawal jalannya aksi.

Ia juga mengingatkan agar peserta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun merusak fasilitas publik.

“Kami mengimbau peserta aksi menyampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas,” tegasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar lokasi aksi untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas dan menyesuaikan rute perjalanan selama berlangsungnya demonstrasi.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts