Inderalaya, Sumselupdate.com – Warga Dusun II, Desa Sakatiga Seberang, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, mengaku terkejut atas dugaan tindak pidana pencabulan yang melibatkan seorang buruh berinisial H (43).
Pasalnya, di mata tetangga, pelaku dikenal aktif bersosialisasi dan rajin beribadah di lingkungan sekitar.
“Kalau di dusun ini dia dikenal suka bersosialisasi dan rajin salat ke masjid,” ujar salah seorang tetangga pelaku yang enggan disebutkan namanya.
Tetangga tersebut juga menyebut pelaku sehari-hari bekerja membantu warga sekitar dan ikut membantu usaha ternak ayam milik tetangga di wilayah Burai.
Meski demikian, warga mengaku tidak menyangka H kini harus berhadapan dengan hukum setelah dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap anak tirinya sendiri yang masih berusia 15 tahun.
Kasus tersebut kini ditangani Polres Ogan Ilir untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu diduga terjadi pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di rumah korban di Desa Sakatiga Seberang.
Korban berinisial AZ (15), seorang pelajar, diduga menjadi korban tindakan asusila yang dilakukan ayah tirinya saat berada di dalam kamar.
Kronologi kejadian bermula ketika pelaku mendatangi kamar korban dengan alasan meminta dipijat. Namun, pelaku diduga kemudian melakukan tindakan cabul terhadap korban.
Korban disebut sempat menepis tangan pelaku saat kejadian berlangsung. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami trauma dan ketakutan.
Usai kejadian, korban bersama pihak keluarga mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ogan Ilir untuk membuat laporan polisi. Usai mendapatkan laporan tersebut, petugas kemudian mengamankan pelaku.
“Saat ini pelaku sudah kami bawa ke Polres Ogan Ilir untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka,” kata Kasat Res PPA dan PPO Polres Ogan Ilir Try Nensi Nirmalasari.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 415 huruf b Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana persetubuhan terhadap anak.
(**)











