Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 37 Orang, Polisi Periksa 8 Tersangka Kelalaian

Writer: - Sabtu, 9 Mei 2026
Foto dari udara yang diabadikan dengan drone pada 5 Mei 2026 ini menunjukkan lokasi ledakan pabrik kembang api di Liuyang, Provinsi Hunan, China tengah. (Xinhua/Chen Sihan)

Changsha, Sumselupdate.com – Ledakan dahsyat mengguncang sebuah pabrik kembang api di Provinsi Hunan, China tengah, hingga menewaskan 37 orang dan menyebabkan satu orang lainnya masih hilang. Insiden tragis tersebut terjadi di fasilitas perusahaan manufaktur dan pertunjukan kembang api Huasheng di Kota Liuyang, Senin (4/5/2026).

Otoritas setempat pada Jumat (8/5/2026) mengonfirmasi, ledakan terjadi sekitar pukul 16.43 waktu setempat dan juga mengakibatkan 51 orang mengalami luka-luka. Lima korban di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis, namun masih menunjukkan tanda-tanda vital stabil.

Read More

Pemerintah Kota Changsha langsung mengaktifkan status tanggap darurat usai insiden terjadi. Lebih dari 1.500 personel gabungan diterjunkan untuk melakukan proses pencarian, penyelamatan, hingga penanganan medis korban.

“Operasi pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian sebagian besar telah selesai,” demikian keterangan otoritas setempat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh di lokasi kejadian, ledakan tersebut dipastikan menyebabkan 37 korban meninggal dunia dan satu orang masih dinyatakan hilang.

Seiring berjalannya penyelidikan, pihak kepolisian China juga telah memanggil delapan orang yang diduga terkait dengan unsur kelalaian dalam kecelakaan maut tersebut.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan intensif aparat berwenang. Peristiwa ini kembali memicu sorotan terhadap standar keselamatan industri kembang api di China yang selama ini dikenal memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts