BRI Pagaralam Kirim Pesan Duka untuk NTT: Kalian Tidak Sendiri, NTT Pasti Bangkit

Writer: - Minggu, 16 Agustus 2026

Pagaralam,Sumselupdate.com – Musibah yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya menyisakan duka bagi mereka yang berada di lokasi kejadian.

Dari Pagaralam, Sumatera Selatan, keluarga besar BRI ikut mengirimkan pesan solidaritas dan doa, menegaskan bahwa masyarakat NTT tidak menghadapi masa sulit itu seorang diri.

Read More

Pesan tersebut disampaikan melalui ucapan duka dari segenap insan BRILian dan keluarga besar BRI BO Pagaralam.

Dalam pesan yang ditampilkan bersama simbol pita hitam sebagai tanda berkabung, BRI Pagaralam menyampaikan doa agar seluruh keluarga yang terdampak diberikan ketabahan, perlindungan, serta kekuatan.

Pimpinan Cabang BRI Pagaralam Agustian Siburian mengatakan, solidaritas menjadi bagian penting ketika sebuah daerah menghadapi bencana dan kehilangan.

“Kami dari keluarga besar BRI Pagaralam menyampaikan duka cita yang mendalam untuk saudara-saudara kita di NTT. Doa kami menyertai seluruh keluarga yang terdampak. Semoga diberikan ketabahan, perlindungan dan kekuatan untuk melewati masa sulit ini,” ujar Agustian.

Menurut dia, jarak geografis tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menunjukkan kepedulian. Pesan duka yang datang dari Pagaralam merupakan bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi masyarakat NTT.

“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah saling menguatkan. Kami ingin menyampaikan bahwa saudara-saudara kita di NTT tidak sendiri. Ada doa dan kepedulian dari keluarga besar BRI di berbagai daerah, termasuk dari Pagaralam,” katanya.

Pesan itu kemudian ditutup dengan kalimat singkat namun sarat makna: “Kalian tidak sendiri. NTT pasti bangkit.”

Kalimat tersebut bukan sekadar ucapan penghiburan. Di baliknya terdapat harapan agar masyarakat yang sedang berduka mampu kembali menata kehidupan, memulihkan aktivitas, serta bangkit setelah melewati masa sulit.

Bagi BRI Pagaralam, kepedulian terhadap sesama tidak berhenti pada batas wilayah kerja. Ketika bencana menimpa saudara sebangsa, solidaritas menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dari berbagai daerah.

Agustian menambahkan, doa dan dukungan moral mungkin tidak dapat menghapus seluruh kesedihan yang dirasakan para korban, tetapi setidaknya dapat menjadi pengingat bahwa masih banyak pihak yang peduli.

“Semoga seluruh keluarga yang terdampak diberikan kekuatan dan perlindungan. Semoga proses pemulihan berjalan dengan baik dan NTT segera bangkit. Kami mendoakan yang terbaik untuk seluruh masyarakat di sana,” tuturnya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts